Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Dipakai Main Judi Online, PPATK Blokir 10 Juta Rekening Penerima Bansos

Redaksi Lombok Post • Sabtu, 12 Juli 2025 | 22:25 WIB

Ilustrasi bansos. (jawapos.com)
Ilustrasi bansos. (jawapos.com)
LombokPost --Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap penyalahgunaan dana bantuan sosial (bansos) dalam skala besar.

Lebih dari 500 ribu rekening penerima bansos terindikasi digunakan untuk aktivitas judi online (judol).

Temuan mencengangkan ini membuat PPATK memblokir 10 juta rekening bansos, termasuk 571.410 rekening yang terbukti terlibat transaksi judol. Ketua PPATK Ivan Yustiavandana menegaskan langkah ini sudah diambil sebagai bentuk ketegasan negara.

”Semua sudah kami blokir, total 10 juta rekening penerima bansos, termasuk di dalamnya lebih dari 500 ribu (rekening) yang terkait judol,” terang Ivan saat dikonfirmasi, Sabtu (12/7).

Langkah tegas itu sudah dikoordinasikan PPATK dengan Kementerian Sosial (Kemensos) agar distribusi bansos ke depan bisa lebih tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.

”Kami koordinasikan dengan pihak-pihak terkait, jika terkait bansos tentunya kami koordinasikan dengan Kemensos,” tambahnya.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) membenarkan data temuan ini. Dari hasil pemadanan antara data 28,4 juta NIK penerima bansos dan 9,7 juta NIK pemain judol, ditemukan 571.410 NIK identik.

”Jadi, dari penelusuran itu, kami memerlukan koordinasi dengan PPATK supaya tahu dana yang kami salurkan benar-benar dimanfaatkan atau tidak. Presiden mengizinkan kami untuk koordinasi dengan PPATK,” jelas Gus Ipul kepada wartawan, Senin (7/7).

Data tersebut menunjukkan bahwa sekitar 2 persen dari penerima bansos justru aktif bermain judi online, menunjukkan lemahnya pengawasan dan urgensi reformasi dalam penyaluran bansos.

Kemensos kini tengah menyusun mekanisme verifikasi yang lebih ketat bersama PPATK untuk memastikan bansos tepat sasaran dan tidak digunakan untuk hal-hal yang bertentangan dengan semangat bantuan sosial, termasuk judi online.

 

 

Editor : Redaksi Lombok Post
#Bansos #judol #PPATK