Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Indonesia dan Timor Leste Bahas Peluang Peningkatan Perdagangan

Yuyun Kutari • Minggu, 13 Juli 2025 | 23:12 WIB
Wamendag Dyah Roro Esti melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Perdagangan dan Industri Timor Leste, Filipus Nino Pereira.
Wamendag Dyah Roro Esti melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Perdagangan dan Industri Timor Leste, Filipus Nino Pereira.

Lombok Post - Indonesia dan Timor Leste memiliki hubungan sangat erat. Dengan sinergi yang kuat, hubungan kedua negara diyakini akan terus berkembang secara signifikan dan berkelanjutan.

“Indonesia selalu terbuka untuk berdialog dan berkolaborasi dengan Timor Leste. Indonesia memiliki niat dan tekad yang sama dengan Timor Leste, termasuk dalam peningkatan di bidang perdagangan,” ujar Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti Widya Putridalam pertemuan dengan Menteri Perdagangan dan Perindustrian Timor Leste, Filipus Nino Pereira di Jakarta. 

Wamendag Roro menyampaikan Indonesia menyambut baik kerja sama kedua negara di berbagai sektor perdagangan, di antaranya pembangunan pabrik marmer hingga kedai kopi.

“Hal ini sangat potensial, terlebih karena Indonesia sangat kaya akan beragam jenis kopi, sehingga dapat dioptimalkan di pasar Timor Leste,” terangnya.

Wamendag Roro kembali menyampaikan dukungan Indonesia terhadap aksesi Timor Leste ke ASEAN. Pemerintah ingin menegaskan kembali komitmen kuat Indonesia untuk mendukung aksesi Timor Leste sebagai negara anggota ASEAN ke-11.

"Saat ini, Indonesia sedang mempersiapkan serangkaian program pengembangan kapasitas bagi Timor Leste untuk periode 2025–2026,” jelasnya.

Timor Leste secara resmi mengajukan permohonan keanggotaan ASEAN pada tahun 2011 dan pada KTT ASEAN 2022 telah diberikan status sebagai Observer. Sejak saat itu, negara tersebut aktif mengikuti berbagai pertemuan ASEAN dan bekerja sama erat dengan negara anggota dalam rangka mempersiapkan diri secara penuh menjadi anggota tetap.

Roro juga menyambut baik dan mengapresiasi undangan untuk berpartisipasi dalam Dili International Trade Expo 2025 yang akan diselenggarakan pada 28 Agustus—1 September 2025. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi momentum mempercepat pertumbuhan ekonomi Timor Leste. “Tentunya, Indonesia akan mendukung sepenuhnya kegiatan tersebut,” imbuhnya.

Wamendag Roro juga mengundang Delegasi Timor Leste untuk berpartisipasi dalam pameran dagang internasional terbesar di Indonesia, yaitu Trade Expo Indonesia (TEI) ke-40. Pameran tersebut akan digelar pada 15—19 Oktober 2025 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang.

Keikutsertaan pada TEI 2025 akan membukakesempatan bertemu langsung dengan pembeli mancanegara, sehingga bisa meningkatkanpeluang mendapatkan transaksi. TEI 2025 mengusung tema “Sustainable Trade for Global Resilience” dan ditargetkan menghadirkan ribuan buyers internasional dari berbagai sektor industri.

Baca Juga: Indonesia Kirim 10.000 Ton Beras ke Palestina, Prabowo Pimpin Bantuan dan Kerja Sama Pertanian

Timor Leste, sebagai salah satu mitra dagang strategis di kawasan, diharapkan dapat memanfaatkan momentum ini untuk menjajaki peluang investasi dan perdagangan yang lebih aktif dengan pelaku usaha Indonesia.

Editor : Marthadi
#ASEAN #trade expo indonesia #timor leste #perdagangan #Indoensia