LombokPost--Jumlah penduduk Indonesia terus bertambah. Menurut data terbaru Ditjen Dukcapil Kemendagri, jumlah penduduk Indonesia per Juni 2025 mencapai 286,7 juta jiwa, atau naik 1,7 juta orang hanya dalam enam bulan terakhir.
Kenaikan ini hampir setara dengan pertumbuhan semester pertama 2024 lalu, sehingga data provinsi pada H1 2024 dapat dijadikan acuan sementara, mengingat rincian per provinsi untuk 2025 belum dipublikasikan.
Pada semester pertama 2024, provinsi dengan penambahan penduduk tertinggi adalah Jawa Barat, dengan kenaikan sekitar 590 ribu jiwa.
Baca Juga: Dukcapil Lotim Lakukan Pemutakhiran Data Penduduk
Sementara provinsi dengan pertumbuhan terendah namun tetap positif adalah Maluku Utara, dengan pertambahan sekitar 4 ribu jiwa.
Yang mencolok, DKI Jakarta justru mengalami penurunan jumlah penduduk hingga sekitar 200 ribu jiwa.
Penurunan ini disebabkan oleh dua faktor utama: tingginya angka migrasi keluar Jakarta dan pembersihan data NIK (Nomor Induk Kependudukan) yang dilakukan secara nasional.
Kata kunci "jumlah penduduk Indonesia" kembali menjadi sorotan karena tren urbanisasi dan pergerakan migrasi yang berdampak pada daerah metropolitan seperti Jakarta.
Baca Juga: Bukan Sensus Penduduk, Pemprov NTB Gelar Sensus Aset Demi Genjot Pendapatan Daerah
Sementara itu, provinsi-provinsi di Pulau Jawa masih mendominasi sebagai penyumbang pertumbuhan penduduk tertinggi.
Tren Demografi Indonesia: Jakarta Menurun, Daerah Penyangga Meningkat
DKI Jakarta memang kerap mengalami fluktuasi jumlah penduduk.
Migrasi keluar ibu kota ke daerah-daerah penyangga seperti Bekasi, Depok, Tangerang, dan sekitarnya terus terjadi.
Baca Juga: Dukcapil Lombok Barat Sebut Warga Perumahan Kurang Antusias Jadi Penduduk Tetap
Selain alasan ekonomi, banyak warga yang pindah domisili karena faktor hunian yang lebih terjangkau dan lingkungan yang lebih kondusif.
Sementara itu, program pembersihan dan validasi NIK oleh Dukcapil juga berdampak besar pada data kependudukan.
Banyak data ganda, data tidak aktif, atau warga yang telah meninggal namun belum terhapus dari sistem, kini mulai diperbaiki.
Proyeksi: Penduduk Indonesia Bisa Tembus 290 Juta Akhir 2025
Dengan tren pertumbuhan sebesar 1,7 juta dalam enam bulan pertama 2025, jumlah penduduk Indonesia diprediksi bisa menembus 290 juta jiwa di akhir tahun jika laju pertumbuhan tetap stabil.
Namun, kualitas pertumbuhan penduduk juga menjadi perhatian utama pemerintah.
Selain jumlah, aspek distribusi, ketenagakerjaan, hingga pemerataan pembangunan akan sangat menentukan arah kebijakan nasional ke depan.
Editor : Kimda Farida