Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Ini Klarifikasi Terbaru Dari Wakil Bupati Garut dan Anak Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Terkait Tragedi Pesta Rakyat

Diwan Prima • Minggu, 20 Juli 2025 | 12:57 WIB
Wakil Bupati Garut, Putri Karlina dan suaminya, Maula Akbar, anak dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menggelar konperensi pers terkait tragedi pernikahan mereka.
Wakil Bupati Garut, Putri Karlina dan suaminya, Maula Akbar, anak dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menggelar konperensi pers terkait tragedi pernikahan mereka.

LombokPost - Akhirnya, Wakil Bupati Garut, Putri Karlina dan suaminya, Maula Akbar selaku anak Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkait tragedi pesta rakyat.

Ternyata, Putri Karlina sama sekali tidak pernah mengumumkan ke publik, akan ada pesta rakyat di pesta pernikahannya dengan Maula Akbar.

"Informasi yang beredar tadinya ,kan tanggal 14 – 17 (Juli) adalah acara kami, tidak pernah mengeluarkan itu sebagai konfirmasi, ada konferensi pers dan tidak menyebutkan tanggal pesta rakyat. Karena agak sulit menciptakan ruang kondusif dengan keramaian seperti itu, saya sangat berhati-hati dengan menyebarkan informasi,” ungkap Putri Karlina melansir dari Medsos InfoGarut, Minggu, 20 Juli 2025.

Pada dasarnya, Putri mengaku bahwa ia mengetahui dampak apa yang akan terjadi bila ia mengumumkan ada makan gratis di pesta rakyat tersebut.

Makanya, Putri menambahkan bahwa ia tidak pernah mengumumkan ada makan gratis tersebut.

"Jangan sampai tersebar kata gratis sedikit pun, karena itu tidak (akan) kondusif," ujar putri sulung dari Kapolda Metro Jaya, Irjen Karyoto itu.

Walau demikian, Putri mengaku semua acara untuk rakyat itu hanya mengalir begitu saja dan tidak pernah diumumkan secara khusus.

"Saya menginginkan semua mengalir saja, tidak mau ada yang bersusah payah datang hanya untuk sekadar hal kecil,” katanya.

Lebih lanjut Putri menambahkan bahwa ia melibatkan para pelaku UMKM di pesta pernikahannya itu agar mereka sejahtera.

"Sebagai wakil bupati punya keinginan menyejahterakan UMKM, membuat bazar UMKM. Ketika ada perkataan gratis saya berhati-hati sekali," paparnya.

Sementara itu, Maula Akbar yang sudah sah menjadi suami Putri itu mengaku walau pihaknya tidak pernah mengumumkan ada pesta rakyat, tapi ia dan istrinya memang tidak bisa menolak kehadiran warga yang membludak ke pesta pernikahan itu.

"Ya memang, ada banyak makanan yang tersedia dan kami tidak melarang warga yang mau makan di pesta itu.

"Kalau lihat flyer jam 13.00 WIB itu balakecrakan, akan tetapi UMKM meminta agar diadakan lapak-lapak untuk Car Free Night, jadi balakecrakan bukan untuk makan gratis,” jelas Maula Akbar.

Diketahui, pesta pernikahan tersebut mengakibatkan tiga nyawa melayang. Salah satunya adalah seorang anggota Polres Garut, Bripka Cecep Saeful Bahri dan dua lainnya adalah warga sipil.

Bripka Cecep Saeful Bahri meninggal dunia saat bertugas menertibkan warga yang berdesak-desakan mengambil makanan gratis di pesta pernikahan itu.

Editor : Siti Aeny Maryam
#dedi mulyadi #gubernur jawa barat #Wakil Bupati Garut #pesta pernikahan