LombokPost--Acara ceramah Habib Rizieq Shihab di Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Rabu (22/7/2025) malam, berakhir ricuh.
Insiden bentrokan yang terjadi disebut dipicu oleh surat edaran ormas Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI-LS) yang menginstruksikan pengerahan massa untuk menolak ceramah Rizieq.
Kericuhan dalam ceramah Habib Rizieq ini terjadi tak lama setelah ratusan massa dari PWI-LS berkumpul di sebuah masjid tak jauh dari lokasi acara.
Baca Juga: Klub Mees Hilgers dan Calvin Verdonk Bentrok di Laga Terakhir Liga Belanda. Begini Hasilnya
Mereka menyatakan penolakan terhadap kehadiran Rizieq dalam peringatan bulan Muharam yang digelar warga.
Menurut informasi yang dihimpun, sebelumnya PWI-LS Kabupaten Pemalang telah mengedarkan surat resmi kepada seluruh pengurus daerah PWI-LS di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Barat.
Surat itu berisi seruan untuk mengirimkan pasukan guna mengadang dan membubarkan acara ceramah tersebut.
Surat edaran itulah yang menjadi pemicu utama bentrokan antara massa PWI-LS dan pendukung Rizieq dari Front Persatuan Islam (FPI).
Baca Juga: Diduga Terlibat Bentrok, 14 Warga Diamankan di Kecamatan Belo, Bima
Meski aparat kepolisian telah membuat barikade pengamanan, sebagian massa tetap berusaha menerobos hingga terjadi pelemparan batu dan saling serang.
“Banyak yang pakai baju putih-putih, dikejar yang pakai baju hitam. Katanya kelompok PWI dikejar FPI,” ujar Ahmad (50), warga setempat yang menyaksikan langsung insiden itu. Ia menyebut kericuhan terjadi sekitar pukul 22.30 WIB dan berlangsung sekitar 15 menit, namun cukup intens.
Lima orang dilaporkan mengalami luka akibat sabetan senjata tajam dan dilarikan ke RS Siaga Medika Pemalang untuk mendapat penanganan medis.
Dalam ceramahnya, Habib Rizieq meminta agar kejadian ini tidak dibiarkan dan ditindak secara hukum.
Baca Juga: Warga Dua Desa di Bima Bentrok, Satu Orang Luka-luka
“Saya sampaikan ke Pak Kapolres, Pak Dandim, bahwa ada lima korban luka senjata tajam. Saya minta diproses secara hukum,” ujarnya tegas.
Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam bentrokan tersebut.
Sementara suasana di lokasi telah kembali kondusif berkat pengamanan ketat dari TNI-Polri.
Editor : Kimda Farida