Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Megawati Menangis Haru, Hasto Kristiyanto Hadir Usai Dapat Amnesti dari Presiden Prabowo

Alfian Yusni • Sabtu, 2 Agustus 2025 | 16:13 WIB

Ketua Umum Megawati Soekarnoputri menangis saat bertemu kembali dengan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (Foto: tangkapan layar)
Ketua Umum Megawati Soekarnoputri menangis saat bertemu kembali dengan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (Foto: tangkapan layar)
 

LombokPost - Momen haru menggetarkan Kongres ke-VI PDI Perjuangan di Nusa Dua, Bali, Sabtu (2/8), saat Ketua Umum Megawati Soekarnoputri menangis saat bertemu kembali dengan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang baru saja menghirup udara bebas usai mendapat amnesti dari Presiden Prabowo Subianto.

Kehadiran Hasto Kristiyanto yang tiba-tiba langsung memecah suasana. Saat Megawati tengah menyampaikan pidato politiknya, Hasto masuk ke ruang utama kongres.

Ia langsung disambut sorakan dan tepuk tangan para kader PDIP. Tak lama, Megawati menghentikan pidatonya, menatap Hasto yang naik ke panggung dan membungkuk memberi hormat.

Tangisan Megawati pecah ketika memeluk Hasto. Air matanya mengalir saat ia membisikkan sesuatu kepada sang sekjen yang tak terdengar dari kejauhan.

“Ternyata kebenaran itu pasti menang…,” ujar Megawati terisak, menyitir semboyan PDIP Satyam Eva Jayate.

Megawati juga mengaku sempat pesimistis doa-doanya akan dikabulkan. “Tapi Tuhan Maha Kuasa. Saya tak sangka Mas Hasto bisa hadir di sini,” ucapnya.

Hasto Kristiyanto bebas dari Rumah Tahanan KPK pada Jumat malam (1/8) sekitar pukul 21.24 WIB.

Ia keluar dengan mengenakan jaket hitam dan baju merah, didampingi tim kuasa hukumnya yang terdiri dari Maqdir Ismail hingga Febri Diansyah. Hasto tampak sumringah dan mengepalkan tangannya sebagai simbol kemenangan moral.

“Saya berterima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas pemberian amnesti ini. Saya tetap akan menjaga idealisme dan tetap kritis demi demokrasi,” kata Hasto kepada wartawan.

Amnesti yang diberikan Presiden Prabowo terhadap Hasto merupakan bagian dari gelombang pembebasan politik menjelang HUT RI ke-80.

 

Pemerintah telah menyetujui pembebasan terhadap lebih dari 1.100 narapidana, termasuk tahanan politik, kasus kesehatan, hingga pelaku penghinaan terhadap presiden.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan amnesti terhadap Hasto sudah melalui prosedur yang sah, setelah adanya persetujuan resmi dari DPR pada 31 Juli 2025.

“Kami menghormati keputusan Presiden. Ini adalah hak prerogatif kepala negara,” kata juru bicara KPK.

Momen kembalinya Hasto ke pelukan PDIP memberi warna tersendiri di tengah dinamika politik nasional.

Selain memperkuat moral partai, ini juga menjadi sinyal kuat tentang dinamika baru antara kekuasaan dan oposisi.

“Ini bukan hanya soal hukum atau politik, tapi soal nilai dan keyakinan bahwa kebenaran akan selalu menang,” tegas Megawati dalam pidatonya yang kembali disambung setelah momen haru itu. (***)

Editor : Alfian Yusni
#hasto kristiyanto #Megawati #amnesti #Kongres PDIP