LombokPost – Presiden RI Prabowo Subianto secara tegas memerintahkan pengusutan secara menyeluruh dan transparan.
Terkait insiden terlindas yang menewaskan seorang pengemudi ojek online (ojol) inisial AK.
Dalam pidato yang ia sampaikan, presiden menyatakan kekecewaan mendalam atas tindakan petugas yang dinilai berlebihan dan melampaui batas kewenangannya.
"Saya sudah perintahkan agar insiden tadi malam diusut secara tuntas dan transparan serta petugas-petugas yang terlibat harus bertanggung jawab," tegas presiden.
Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tidak akan melindungi atau menoleransi tindakan semena-mena dari aparatnya.
Presiden menekankan pentingnya akuntabilitas dan keadilan bagi semua pihak, terutama korban dan keluarganya.
Ia berjanji akan memastikan proses hukum berjalan adil tanpa ada intervensi.
Presiden menambahkan, jika dalam investigasi ditemukan bukti bahwa petugas yang terlibat telah berbuat di luar kepatutan dan ketentuan yang berlaku.
Mereka akan mendapatkan sanksi sekeras-kerasnya. Hukuman yang dijatuhkan akan disesuaikan dengan aturan hukum yang berlaku.
Baca Juga: Kapolri Minta Maaf ke Keluarga Driver Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob, 7 Anggota Diamankan
"Seandainya diketemukan mereka berbuat di luar kepatutan dan ketentuan yang berlaku, akan kita ambil tindakan sekeras-kerasnya sesuai hukum yang berlaku," tegas presiden.
Pernyataan ini bukan hanya sekadar peringatan, tetapi juga komitmen pemerintah untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.
Dengan mengedepankan transparansi dan keadilan, diharapkan kasus ini dapat diselesaikan dengan baik dan memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat.
Pemerintah berupaya memastikan insiden serupa tidak terulang di masa depan dan bahwa setiap aparat bertindak sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.
Editor : Pujo Nugroho