LombokPost – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengambil langkah humanis dengan menghubungi langsung ibunda dari almarhum Affan Kumala, Herlina, setelah tragedi yang menimpa putranya.
Dedi menyampaikan duka cita mendalam, permohonan maaf karena tidak bisa hadir langsung, dan meyakinkan bahwa proses hukum terhadap pelaku akan berjalan secara objektif dan terbuka.
Tidak hanya itu, sebagai wujud kepeduliannya, Dedi juga berjanji untuk mengasuh adik Affan yang masih duduk di bangku SMP. Ia juga akan mencarikan sebuah rumah bagi keluarga korban yang saat ini tinggal di kontrakan di Jakarta.
Dedi menegaskan komitmennya agar keluarga almarhum dapat menetap di Jakarta sesuai permintaan sang ibunda, mengingat makam Affan berada di ibu kota.
Langkah ini menunjukkan empati dan dukungan langsung dari Dedi Mulyadi kepada keluarga korban, memastikan mereka mendapatkan keadilan serta bantuan nyata dalam menghadapi musibah ini.
Editor : Jelo Sangaji