Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Karier Politik Ahmad Sahroni Akhirnya Runtuh, Rumah Dibakar dan Dijarah, Kursi Dewan pun Terampas

Rosmayanthi • Senin, 1 September 2025 | 21:08 WIB

Karier politik politisi Ahmad Sahroni akhirnya runtuh, setelah rumahnya dibakar dan dijarah, kursi dewan pun terampas.
Karier politik politisi Ahmad Sahroni akhirnya runtuh, setelah rumahnya dibakar dan dijarah, kursi dewan pun terampas.
LombokPost - Bak jatuh ketimpa tangga pula. Pepatah ini mungkin bisa menggambar nasib Anggota DPRD RI Ahmad.

Sudah rumah mewahnya dibakar dan Dijarah oleh massa pendemo, kini dia harus diberhentikan secara paksa sebagai anggota DPR RI oleh partainya, Partai Nasional Demokrat (NasDem)..

Ya, Pimpinan Partai NasDem telah menonaktifkan Ahmad Sahroni dari posisinya sebagai anggota DPR RI per 1 September 2025.

Keputusan penonaktifan Ahmad Sahroni diambil setelah pernyataan-pernyataan kontroversial yang dinilai mencederai perasaan publik dan memicu kemarahan.

Sebelumnya, ia juga telah diganti dari posisi Wakil Ketua Komisi III menjadi anggota Komisi I DPR RI oleh Fraksi Partai NasDem.

Banyak pihak yang menyangka karier politik Ahmad Sahroni akan runtuh dalam hitungan hari. Padahal sebelumnya banyak yang kagum dengan karier politik Ahmad Sahroni yang terbilang melesat bak pelor.

Yang lebih mencengangkan lagi, Ahmad Sahroni jatuh oleh massa pendemo yang tadinya dianggap sebagai kerikil kecil yang tak mampu menghalangi jalannya.

Berikut jejang karier politik Ahmad Sahroni yang mentereng hingga mampu mengantarkannya ke kursi DPR RI hingga beberapa periode.

Ahmad Sahroni adalah seorang pengusaha dan politikus Indonesia dari Partai Nasional Demokrat (NasDem). 

Perjalanan karier politiknya dimulai ketika ia bergabung dengan Partai NasDem pada tahun 2013.

Pada Tahun 2013-2014, Ahmad Sahroni dipercaya menjadi Pengurus di Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem DKI Jakarta sebagai Bendahara DPW. Lalu menjadi Ketua DPW Partai NasDem DKI Jakarta pada Tahun 2014-2015

Pada Pemilu 2014, Ahmad Sahroni mencoba menjajaki kekuatan di Pemilu Legislatif. Dan dia berhasil terpilih sebagai Anggota DPR RI dari daerah pemilihan DKI Jakarta III Periode 2014-2019.

Pada periode berikutnya, yakni 2019-2024, Ahmad Sahroni kembali terpilih sebagai Anggota DPR RI dan oleh NasDem dipercaya sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI.

Tak berhenti sampai disitu, Ahmad Sahroni juga dipercaya menjabat sebagai Bendahara Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem sejak tahun 2019.

Untuk yang ketiga kalinya, Ahmad Sahroni kembali bertanding di laga Pemilu Legislatif, berhasil terpilih kembali sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan DKI Jakarta III Periode 2024-2029.

Begitu cemerlang karier politik Ahmad Sahroni namun begitu dahsyatnya ketika runtuh.

Partai NasDem tak mampu lagi melindungi Ahmad Sahroni dan memutuskan menonaktifkannya dari jabatan sebagai anggota DPR RI per 1 September 2025.
Partai NasDem tak mampu lagi melindungi Ahmad Sahroni dan memutuskan menonaktifkannya dari jabatan sebagai anggota DPR RI per 1 September 2025.

Dimulai pada Agustus 2025, dimana Fraksi Partai NasDem menggantinya dari posisi Wakil Ketua Komisi III DPR RI menjadi anggota Komisi I DPR RI.

Lalu puncaknya ketika Ahmad Sahroni menghina massa pendemo yang memicu kerusuhan hingga pembakaran dan penjarahan rumah kediamannya.

Partai NasDem tak mampu lagi melindungi Ahmad Sahroni dan memutuskan menonaktifkannya dari jabatan sebagai anggota DPR RI per 1 September 2025.

Editor : Siti Aeny Maryam
#anggota dpr ri #runtuh #Nasdem #Ahmad Sahroni #karier politik