Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Menkeu Purbaya Jawab Tuntutan 17+8: "Ekonomi Tumbuh 7 Persen, Demo Mahasiswa Otomatis Hilang"

Kimda Farida • Selasa, 9 September 2025 | 10:33 WIB
Respons Menkeu Baru Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) soal demo mahasiswa dan tuntutan 17+8 bikin mata tertuju padanya. (internet)
Respons Menkeu Baru Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) soal demo mahasiswa dan tuntutan 17+8 bikin mata tertuju padanya. (internet)

LombokPost--Menteri Keuangan (Menkeu) terbaru, Purbaya Yudhi Sadewa, memberikan respon mengejutkan terhadap tuntutan 17+8 yang didengungkan sejumlah elemen masyarakat.

Pria yang mengaku telah 15 tahun mendalami pasar modal Indonesia ini menyatakan bahwa aksi demonstrasi hanya merupakan suara sebagian kecil rakyat dan akan hilang dengan sendirinya begitu pertumbuhan ekonomi mencapai angka tinggi.

Usai dilantik Presiden pada Senin (8/9), Menkeu Purbaya mengungkapkan bahwa ia belum mempelajari secara mendetail tuntutan reformasi yang digaungkan tersebut.

Namun, dengan percaya diri, ia menyampaikan persepsinya.

"Itu kan suara sebagian kecil rakyat kita. Kenapa mungkin sebagian ngerasa keganggu hidupnya masih kurang, ya once saya ciptakan pertumbuhan ekonomi 6 persen 7 persen, itu akan hilang dengan otomatis. Mereka akan sibuk cari kerja dan makan enak dibandingkan mendemo," ujarnya.

Pernyataan Menkeu Purbaya ini langsung menjadi sorotan.

Ia meyakinkan bahwa solusi dari segala gejolak, termasuk melemahnya kepercayaan investor yang menyebabkan IHSG anjlok, terletak pada penguatan fundamental ekonomi.

Pengalaman 15 Tahun di Pasar Modal Jadi Modal

Keyakinan Menkeu Purbaya untuk mendongkrak ekonomi Indonesia bukan tanpa alasan.

Ia mengklaim punya jam terbang tinggi selama lebih dari 15 tahun di dunia pasar modal Indonesia.

Pengalaman inilah yang membuatnya tidak gentar menghadapi volatilitas pasar.

"Kalau IHSG anjlok biasa mungkin takut, tapi kan saya lama di pasar. Saya 15 tahun lebih di pasar. Jadi, saya tahu betul bagaimana memperbaiki ekonomi," tegas Menkeu Purbaya.

Ia tidak memungkiri bahwa perlambatan ekonomi dan pelemahan IHSG terjadi akibat banyak faktor, termasuk kericuhan yang melemahkan kepercayaan pasar.

Fokus Pada Pertumbuhan Ekonomi, Bukan Demo

Strategi utama yang diusung Menkeu Purbaya sangat jelas: fokus menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.

Dalam visinya, dengan pertumbuhan ekonomi 7 persen, lapangan kerja akan terbuka lebar.

Anak muda yang saat ini turun ke jalan untuk menyuarakan tuntutan 17+8 akan disibukkan oleh kesempatan untuk mencari pekerjaan dan meningkatkan taraf hidup mereka.

Pernyataan Menkeu Purbaya ini diprediksi akan memantik debat publik.

Di satu sisi, ia menawarkan solusi teknis-ekonomi untuk masalah politik-sosial.

Di sisi lain, masyarakat menunggu langkah nyata dan strategi konkret untuk segera merealisasikan target pertumbuhan ekonomi 7 persen tersebut, sembari tetap mendengarkan aspirasi yang tumbuh dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk mereka yang menyuarakan tuntutan 17+8.

Kini, semua mata tertuju pada Menkeu Purbaya untuk membuktikan janjinya memulihkan pasar modal Indonesia dan menggerakkan ekonomi Indonesia ke arah yang lebih baik, sehingga keresahan yang menyebabkan IHSG anjlok dan aksi demonstrasi dapat diredam.

Editor : Kimda Farida
#pertumbuhan ekonomi 7 persen #Menkeu Purbaya #Purbaya Yudhi Sadewa #Tuntutan 17 plus 8 #ihsg anjlok