LombokPost-Isu pergantian Kapolri kembali mencuat dan ramai jadi sorotan publik. Namun kabar pergantian Kapolri ini langsung ditepis pihak Istana Kepresidenan maupun pimpinan DPR RI.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan hingga saat ini tidak ada surat presiden (surpres) yang dikirim ke DPR terkait pergantian Kapolri.
“Sekadar memberikan tanggapan sekaligus meluruskan. Berkenaan dengan surpres pergantian Kapolri ke DPR, itu tidak benar,” kata Prasetyo kepada wartawan, Sabtu (14/9).
Prasetyo menambahkan klarifikasi ini sekaligus memperkuat pernyataan pimpinan DPR yang lebih dulu menyatakan belum ada surpres dari pemerintah soal pergantian Kapolri.
“Jadi belum ada surpres yang dikirim ke DPR mengenai pergantian Kapolri, sebagaimana juga sudah disampaikan pimpinan DPR, bahwa memang tidak ada surpres tersebut,” tegasnya.
DPR Tegaskan Belum Ada Surpres Pergantian Kapolri
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad juga memastikan parlemen sampai saat ini belum menerima surat presiden terkait pergantian Kapolri.
"Belum ada (surpres pergantian Kapolri)," kata Dasco singkat.
Pernyataan Istana dan DPR ini sekaligus meluruskan isu pergantian Kapolri yang ramai diperbincangkan belakangan.
Isu Pergantian Kapolri Muncul Usai Demo Ricuh
Isu pergantian Kapolri mulai ramai setelah aksi demonstrasi besar pada akhir Agustus 2025 yang berujung ricuh. Massa kala itu menyuarakan 17+8 tuntutan rakyat.
Meski begitu, Istana dan DPR sama-sama menegaskan belum ada surat presiden mengenai pergantian Kapolri. Dengan demikian, kabar soal pergantian Kapolri hingga kini masih sebatas isu tanpa dasar resmi.
Editor : Akbar Sirinawa