Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Prof Hamsu Kadriyan Terpilih Jadi Ketua KODI Onkologi PERHATI-KL Periode 2025–2028

M Islamuddin • Senin, 6 Oktober 2025 | 15:48 WIB
Prof Hamsu Kadriyan.
Prof Hamsu Kadriyan.

LombokPost – Kelompok Studi Ilmu (KODI) Onkologi dari Perhimpunan Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala Leher Indonesia (PERHATI-KL) resmi menetapkan Prof Hamsu Kadriyan sebagai Ketua KODI Onkologi periode 2025–2028.

Pemilihan ini diikuti oleh para dokter spesialis THT-BKL dengan kompetensi onkologi dari berbagai pusat layanan dan institusi pendidikan di Indonesia.

Prof Hamsu dipilih berdasarkan rekam jejaknya yang kuat di bidang akademik, pendidikan kedokteran, serta komitmennya dalam pengembangan layanan kesehatan berbasis kolaborasi.

Dikenal luas sebagai perintis Fakultas Kedokteran Universitas Mataram, Prof Hamsu selama ini konsisten berperan dalam penguatan sistem pendidikan kedokteran, termasuk pengembangan program-program pelatihan klinis dan peningkatan kapasitas dokter di wilayah timur Indonesia.

Dalam pernyataannya usai terpilih, Prof Hamsu menegaskan bahwa kolaborasi dan inovasi akan menjadi kunci arah kepemimpinannya di KODI Onkologi.

“Kita ingin memastikan tidak ada wilayah yang tertinggal dalam pengembangan layanan dan kompetensi onkologi THT. Ini bukan hanya soal keilmuan, tapi juga soal pengabdian dan keadilan akses layanan,” ujarnya di Mataram, Minggu (5/10).

Selama tiga tahun ke depan, Prof. Hamsu akan memimpin KODI Onkologi dalam menyusun agenda ilmiah, memperkuat standar kompetensi subspesialis, serta mendukung pengembangan pelatihan dan riset di bidang onkologi kepala-leher yang adaptif terhadap perkembangan ilmu kedokteran modern.

Penetapan ini disambut hangat oleh komunitas dokter THT se-Indonesia. Banyak pihak berharap, kepemimpinan Prof. Hamsu akan membawa energi baru dalam memperkuat kolaborasi antarinstitusi dan meningkatkan mutu layanan onkologi secara nasional.

Diketahui, Kelompok Studi Ilmu (KODI) Onkologi adalah unit keilmuan di bawah naungan PERHATI-KL yang berperan dalam pengembangan ilmu, pelatihan, dan riset bidang onkologi THT-BKL.

KODI menjadi ruang kolaboratif bagi para dokter spesialis untuk membahas dan menyusun standar kompetensi serta mendukung peningkatan kualitas layanan berbasis keilmuan yang mutakhir.

Editor : Jelo Sangaji
#Unram #Perhati KL #KODI Onkologi #Prof Hamsu Kadriyan