Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Duka Sidoarjo Kian Dalam, Korban Meninggal Tragedi Musala Ambruk Ponpes Al-Khoziny Capai 61 Jiwa, Dua Orang Masih Hilang!

Nurul Hidayati • Senin, 6 Oktober 2025 | 21:41 WIB
Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post

LombokPost – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) di lokasi reruntuhan musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, kembali mencatat penambahan korban jiwa yang signifikan.

Pada hari Senin (6/10) hingga malam hari, tim SAR gabungan berhasil menemukan 12 jenazah utuh dari bawah tumpukan puing.

Ini menambah total korban meninggal dunia dalam tragedi bencana non-alam ini menjadi 61 orang.

Angka ini menjadikan insiden ambruknya bangunan musala empat lantai tersebut sebagai salah satu musibah dengan korban jiwa terbanyak yang menimpa institusi pendidikan di Indonesia pada tahun ini.

Pencarian Korban Memasuki Tahap Krusial

Dengan ditemukannya 12 jenazah baru, jumlah korban yang masih dalam pencarian kini tersisa dua orang.

Angka ini merupakan perkiraan sementara yang didasarkan pada daftar absensi dan laporan dari pihak pondok pesantren.

Selain jasad utuh, tim SAR gabungan juga telah mengevakuasi lima potongan anggota tubuh yang ditemukan di antara reruntuhan beton.

Seluruh temuan tersebut telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya, untuk proses identifikasi lebih lanjut oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur.

Kondisi Korban Selamat: Mayoritas Telah Pulih
Sementara itu, kondisi korban selamat menunjukkan perbaikan. Dari data terbaru yang direkap.

Total 99 orang korban yang sebelumnya dirawat telah diperbolehkan kembali ke rumah.

Hanya empat orang korban yang kini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Satu korban lainnya dilaporkan tidak memerlukan perawatan medis.

Fokus Evakuasi di Sektor Berat

Hingga siaran pers ini diturunkan, tim SAR gabungan yang didukung oleh alat berat terus mengupayakan pencarian di sektor-sektor kritis, yaitu Sektor A1 dan A2.

Lokasi ini dikenal memiliki tumpukan beton yang sangat padat akibat runtuhnya bangunan menimpa bangunan lama di bawahnya.

Proses pembersihan puing dilakukan dengan kehati-hatian ekstrem untuk menghindari risiko kerusakan pada gedung pondok pesantren yang berada persis di sebelahnya.

Duka Sidoarjo Kian Dalam, Korban Meninggal Tragedi Musala Ambruk Ponpes Al-Khoziny Capai 61 Jiwa, Dua Orang Masih Hilang!
Duka Sidoarjo Kian Dalam, Korban Meninggal Tragedi Musala Ambruk Ponpes Al-Khoziny Capai 61 Jiwa, Dua Orang Masih Hilang!

Kehati-hatian ini penting mengingat dugaan kuat penyebab ambruknya bangunan adalah kegagalan konstruksi.

Tragedi ini menjadi pengingat yang menyakitkan akan pentingnya pengawasan struktur bangunan, terutama pada fasilitas publik seperti pondok pesantren, dan perlunya peningkatan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana non-alam.

Editor : Siti Aeny Maryam
#Ponpes #pondok pesantren #bangunan #Sidoarjo #jawa timur #ambruk