LombokPost — Kunjungan Duta Besar Republik Indonesia untuk Uni Emirat Arab (UEA), Judha Nugraha, ke Lombok juga diwarnai pertemuan hangat dengan Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal.
Dalam kesempatan tersebut, Dubes Judha secara terbuka memuji sosok Gubernur Iqbal, yang disebutnya sebagai sahabat sekaligus mentor dalam dunia diplomasi.
Judha mengungkapkan Gubernur Iqbal memiliki pengaruh besar dalam membentuk filosofi kerjanya, terutama dalam hal perlindungan warga negara.
"Pak Iqbal itu guru inspirator kami,” ucapnya.
Hubungan pertemanan dan profesional keduanya terjalin panjang, dimulai saat mereka bertugas bersama di Malaysia antara tahun 2013 hingga 2016.
Judha menjelaskan, filosofi kerja "hadir di tengah masyarakat" yang diterapkan Iqbal menjadi pedoman utama dalam menjalankan diplomasi.
"Mas Iqbal mengajarkan diplomasi bukan hanya urusan meja, tapi nurani,” ujarnya.
Judha pun menggarisbawahi pentingnya pendekatan humanis dalam tugas kenegaraan.
Secara terpisah, Judha Nugraha kembali memberikan pujian tinggi kepada Gubernur NTB tersebut, merangkum kualitas kepemimpinan Iqbal dalam tiga kata kunci yang kuat.
“Beliau Pekerja Keras, Visioner, Humanis,” jelasnya.
Pernyataan ini menunjukkan bahwa bagi Judha Nugraha, Gubernur Iqbal adalah contoh pemimpin daerah yang memiliki visi global namun tetap membumi dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Ia berharap, di bawah kepemimpinan Iqbal, NTB mampu menjadi contoh bagaimana diplomasi daerah dapat memperkuat posisi Indonesia di dunia.
“Pak Iqbal punya visi global tapi tetap membumi,” katanya.
Editor : Kimda Farida