LombokPost - Posisi direktur utama (dirut) PT Garuda Indonesia Tbk berganti.
Rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada Rabu (15/10) menunjuk Glenny H. Kairupan sebagai pengganti Wamildan Tsani.
Glenny merupakan seorang purnawirawan TNI yang sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Garuda Indonesia.
Selain Glenny, RUPSLB juga menetapkan Thomas Sugiarto Oentoro sebagai wakil direktur utama, Balagopal Kunduvara menduduki direktur keuangan dan manajemen risiko, Neil Raymond Mills menjabat direktur transformasi, serta Frans Dicky Tamara sebagai komisaris.
CEO Danantara Indonesia Rosan Perkasa Roeslani menegaskan bahwa pergantian jajaran direksi merupakan wujud komitmen serius dalam mempercepat proses penyehatan Garuda Indonesia.
”Dengan ini kami menunjukkan bahwa kami tidak setengah-setengah dalam menyehatkan Garuda ini,” ujar Rosan di Jakarta, Kamis (16/10).
Rosan menjelaskan, keputusan pergantian direksi diambil setelah melalui proses evaluasi mendalam terhadap kinerja perseroan selama setahun terakhir.
Pihaknya dibantu oleh penasihat khusus di sektor aviasi.
“Sesuai dengan evaluasi yang sudah setahun lebih ini ya kami melakukan penguatan dari segi manajemennya,” tuturnya.
Pemerintah dan Danantara juga memutuskan untuk merekrut dua profesional asing berpengalaman di industri penerbangan global.
Neil Raymond Mills memiliki rekam jejak di Air Italy, Green Africa Airways, dan Scandinavian Airlines.
Sementara Balagopal Kunduvara sebelumnya menjabat di Singapore Airlines. ”Justru ada ekspat yang kami masukkan sebagai penguatan dari segi manajemen,” urai Rosan.
Langkah ini, lanjut Rosan, bertujuan untuk membawa best practices manajemen international ke dalam tubuh Garuda Indonesia.
“Garuda dari dulu coba disehatkan berkali-kali, sudah diinjek modalnya, tapi tidak mencapai hasil maksimal. Sekarang kami tidak mau setengah-setengah karena paling penting kan dari segi manajemennya yang mempunyai goals dan rencana yang baik,” pungkas Rosan. (agf/dio/JPG/r3)
Editor : Kimda Farida