Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kampung Haji Indonesia Hanya 2 Km dari Masjidil Haram, Prabowo Tunggu Hasil Lelang Bersejarah

Alfian Yusni • Selasa, 21 Oktober 2025 | 08:57 WIB
Kampung Jemaah Haji Indonesia jaraknya hanya 20 menit berjalan kaki menuju Masjidil Haram. (istimewa)
Kampung Jemaah Haji Indonesia jaraknya hanya 20 menit berjalan kaki menuju Masjidil Haram. (istimewa)

LombokPost - Kampung Haji Indonesia sebentar lagi bisa menjadi kenyataan. Lokasinya tak main-main, hanya 2 kilometer dari Masjidil Haram, jantung kota Makkah yang jadi kiblat umat Islam dunia.

Presiden Prabowo Subianto menyinggung langsung pembangunan Kampung Haji Indonesia itu dalam Sidang Kabinet Paripurna, Minggu (20/10).

Saat yang sama, Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak tengah meninjau langsung lokasi di kawasan Jabal Hindawiyah, Makkah.

Dari hamparan tanah seluas 80 hektare itu, Zam Zam Tower tampak menjulang gagah. Hanya 20 menit berjalan kaki menuju Masjidil Haram.

Pemandangan yang menggetarkan, karena dari titik itu jamaah bisa melihat langsung pusat spiritual dunia Islam.

Namun lahan itu belum dimiliki Indonesia sepenuhnya. Dahnil menjelaskan bahwa proses lelang atau bidding masih berlangsung.

Lokasi itu termasuk dalam Masar Project, kawasan modern yang terkoneksi langsung dengan jalur kereta cepat dan pedestrian menuju Masjidil Haram.

“Dari sini kita bisa melihat langsung Zam Zam Tower. Kalau kita menang bidding, di sinilah akan berdiri Kampung Haji Indonesia,” ujar Dahnil penuh harap.

Ia meminta doa rakyat Indonesia agar proses lelang berjalan lancar dan Indonesia memenangkan bidding yang dijadwalkan selesai 30 Oktober mendatang.

“Presiden Prabowo Subianto sangat serius. Beliau akan berbicara langsung dengan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman,” tambahnya.

 

Proyek besar ini akan dipimpin langsung oleh Rosan Roeslani, Kepala Danantara, yang menjadi ujung tombak dalam proses negosiasi dengan pihak Saudi.

Dalam pidatonya, Prabowo Subianto menyebut izin ini sebagai peristiwa bersejarah. Untuk pertama kalinya, pemerintah Arab Saudi mengubah undang-undang mereka dan mengizinkan negara asing memiliki lahan di Kota Suci Makkah.

“Negara asing pertama yang diizinkan memiliki lahan di kota suci itu adalah Indonesia,” kata Prabowo dengan nada syukur.

Ia mengaku beberapa kali melobi langsung Kerajaan Saudi hingga akhirnya mendapat restu. “Mungkin beliau kasihan sama kita,” ucapnya berseloroh, tapi sarat makna diplomatik.

Jika terwujud, Kampung Haji Indonesia di Makkah akan menjadi tonggak sejarah baru dalam pelayanan haji, bukan hanya memperpendek antrean, tapi juga menghadirkan tempat representatif bagi jutaan jamaah Indonesia yang datang setiap tahun. (***)

Editor : Alfian Yusni
#masjidil haram #Prabowo Subianto #kampung haji indonesia #makkah