Penyaluran ini mencakup Bansos BPNT, PKH, dan bahkan BLT Kesra Rp900.000, membuat saldo di Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) banyak KPM meningkat signifikan.
Lonjakan laporan dari berbagai daerah di media sosial menunjukkan bahwa sistem otomatis bank penyalur bekerja sesuai jadwal, bahkan saat kantor bank tutup di akhir pekan.
Fenomena pencairan serentak ini kembali menyoroti peran Bank BNI sebagai penyalur dominan dalam distribusi KKS.
Sistem internal BNI menjalankan proses transfer dari pusat ke rekening penerima secara otomatis tanpa bergantung pada jam operasional teller.
Dilansir dari kanal YouTube Klik Bansos, berikut beberapa wilayah yang dikonfirmasi sudah menerima pencairan:
1. Lembang, Jawa Barat: BPNT senilai Rp 600.000 cair untuk pemegang KKS BNI.
2. Bantul, Yogyakarta: KPM mencatat pencairan BPNT dan PKH 2021 terjadi hampir bersamaan.
3. Tangerang (Sepatan): Bansos BPNT murni 2020 ditarik melalui Alfamidi, membuktikan dana bisa ditarik walau KPM sedang merantau.
4.Tasikmalaya: Kabar baik untuk KPM yang jarang tersentuh bantuan! Penerima Desil 6 turut menerima BPNT.
5. Probolinggo: BPNT Tahap 4 (periode 3 bulan) mencatat banyak transaksi baru tanpa kendala.
6. Jawa Tengah: BPNT tahap 4 mencatat banyak transaksi baru.
7. Cibitung, Bekasi: KKS BNI tahun 2021 yang sebelumnya menunggu kini sudah terisi
8. Cirebon: Hampir seluruh KKS BNI 2021 dikonfirmasi cair bersamaan.
9. Bantul (KKS 2018): Tambahan laporan BPNT memperluas daftar wilayah yang menerima pencairan.
Situasi ini memicu harapan besar bagi KPM di wilayah lain untuk segera menyusul.
Tingginya frekuensi laporan dari KKS BNI menunjukkan bahwa penyaluran bantuan tengah berada dalam fase puncak untuk pertengahan November 2025.
Penerima KKS BNI di seluruh Indonesia dianjurkan untuk memantau saldo secara berkala tanpa perlu bolak-balik ke ATM, karena proses transfer bisa terjadi kapan saja dalam rentang waktu penyaluran ini.
Editor : Siti Aeny Maryam