LombokPost – Perwujudan diplomasi bebas aktif yang dijalankan Pemerintah Indonesia kini telah membuahkan hasil signifikan, menjadikan Tanah Air sebagai "primadona" kerja sama ekonomi internasional.
Menurut Juru Bicara Kemenko Perekonomian, Haryo Limanseto, dalam keterangannya Selasa (25/11), peningkatan keterlibatan dalam forum bilateral maupun multilateral dalam satu tahun terakhir mencerminkan komitmen Indonesia untuk memperluas kolaborasi strategis dan memperkuat posisi ekonomi nasional.
“Banyak kerja sama yang kita lakukan ini sebenarnya adalah perwujudan diplomasi kita yang bebas aktif, dan juga menunjukkan bahwa mudah-mudahan kita bisa terhubung (secara ekonomi) dengan hampir seluruh negara di dunia. Kita membuka diri namun kita juga punya policy-policy untuk kepentingan negara kita sendiri,” ungkap Juru Bicara Haryo.
Baca Juga: 6 Jenis Bansos Cair Massal Mulai Hari Ini, Nominalnya Mulai Rp 400 ribu Sampai Rp 1,8 Juta
Strategi diplomasi ekonomi yang dipimpin oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bertujuan utama untuk membuka akses pasar yang lebih luas, mendorong peningkatan perdagangan, ekspor nasional, serta menarik investasi asing sebagai motor penggerak pertumbuhan domestik.
Saat ini, Indonesia aktif menjalin dan memperkuat berbagai kemitraan strategis, yang mencakup forum-forum raksasa dunia
G20: Anggota yang mampu menjangkau lebih dari 70 persen penduduk global melalui satu platform kerja sama.
Baca Juga: Terinspirasi TikTok, Annisa 'Goreng' Peluang Bisnis Tren Real Food
Aksesi OECD: Proses untuk bergabung dengan klub negara-negara maju.
BRICS: Keikutsertaan dalam aliansi ekonomi negara-negara berkembang utama.
IEU-CEPA: Kelanjutan perundingan kemitraan strategis dengan Uni Eropa.
Baca Juga: Meski Anggaran Turun, Pemkot Mataram Siapkan Strategi Penguatan PAD
CPTPP: Pembahasan aksesi pada pakta perdagangan komprehensif Trans-Pasifik.
Langkah-langkah komprehensif ini menegaskan semakin strategisnya posisi Indonesia dalam arsitektur ekonomi dunia.
Haryo menyimpulkan bahwa keaktifan Indonesia dalam berbagai event internasional dan kerja sama multinasional membuktikan keberhasilan diplomasi ekonomi.
“Jadi kita bisa melihat juga bahwa Indonesia sekarang sudah menjadi primadona, selalu dilibatkan untuk event-event internasional, kerja sama juga. Indonesia itu sudah menjadi bagian penting dari perdagangan global, nah ini juga menunjukkan keberhasilan diplomasi ekonomi yang dijalankan oleh Indonesia,” pungkasnya.
Editor : Marthadi