Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Hujan Deras Menghantui! Pencarian Korban Hilang di Lembah Anai Dikebut di Hari ke-12, BNPB: Kami Komitmen Lanjutkan Operasi SAR!

Nurul Hidayati • Rabu, 10 Desember 2025 | 15:22 WIB
Apel pagi sebelum operasi pencarian dan pertolongan (SAR) oleh tim gabungan yang dipimpin Basarnas di wilayah Kota Padang Panjang, Rabu (9/12). Upaya penanganan darurat, selain SAR, masih diupayakan.
Apel pagi sebelum operasi pencarian dan pertolongan (SAR) oleh tim gabungan yang dipimpin Basarnas di wilayah Kota Padang Panjang, Rabu (9/12). Upaya penanganan darurat, selain SAR, masih diupayakan.

LombokPost – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan komitmen penuh dalam penanganan pasca-bencana di Sumatera Barat.

Tidak hanya mengaktifkan Pos Pendamping Nasional (Pospenas) di pusat, BNPB juga menerjunkan personelnya langsung ke Pos Komando (Posko) di daerah terdampak, seperti Kota Padang Panjang.

Pada hari ke-12 operasi, Selasa (9/12), personel gabungan Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) di Padang Panjang terus bekerja keras mencari korban yang hilang. Tim SAR, yang dikoordinasikan oleh Basarnas, terdiri dari unsur TNI, Polri, PMI, BPBD, dan unsur pemerintah kota lainnya.

Sayangnya, operasi pada hari tersebut diwarnai tantangan berat. Kawasan Lembah Anai terpantau diguyur hujan lebat pada siang hari, yang secara signifikan mengganggu proses pencarian korban di lokasi terdampak.

Komitmen BNPB: Tambahan Hari Pencarian

Penanggung jawab BNPB wilayah Padang Panjang, Rudi Supriyadi, menyampaikan bahwa pihaknya terus memantau dan memastikan dukungan sumber daya yang dibutuhkan dalam operasi SAR.

“Komitmen klaster pencarian dalam mencari korban yang hilang optimal dalam memasuki tambahan tiga hari ke-2 dan memberikan kepercayaan masyarakat bahwa pemerintah dan pemerintah daerah siap melaksanakan pencarian bagi korban yang saat ini belum ditemukan di Lembah Anai, Kota Padang Panjang,” ujar Rudi.

Selain fokus pencarian, BNPB juga mendampingi pemerintah daerah dalam mendata estimasi nilai usulan infrastruktur jalan dan jembatan, serta bantuan logistik yang dibutuhkan.

Dampak Bencana di Padang Panjang

Data BNPB per Selasa (9/12) pukul 13.00 WIB mencatat dampak bencana di Padang Panjang, yang mencakup 8 kelurahan di dua kecamatan (Padang Panjang Barat dan Timur), adalah sebagai berikut.

Meninggal: 19 Jiwa. Hilang: 32 Jiwa. Luka-luka: 4 Jiwa. Rumah Rusak: 234 Unit.

Infrastruktur jalan lintas nasional dari Kota Padang ke Padang Panjang sepanjang 1 km masih terputus, bersamaan dengan sejumlah jalan lintas kecamatan.

Pembersihan material longsor dan perbaikan akses jalan dengan alat berat terus dilakukan.

Sementara, pemerintah daerah telah memfasilitasi pengungsi untuk menempati hunian sementara, seperti rusunawa dan rumah sewa.

Editor : Siti Aeny Maryam
#Sumatera #BNPB #Infrastruktur #SAR #Hujan #Bencana