LombokPost – Data rekapitulasi terbaru per hari ini menunjukkan skala kerusakan yang sangat masif akibat rentetan bencana yang melanda tiga provinsi utama di Pulau Sumatera: Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
Hingga pukul 12.00 WIB pada Rabu (17/12), total korban jiwa yang terkonfirmasi meninggal dunia telah mencapai 1.053 orang.
Bencana ini telah berdampak pada 52 kabupaten/kota di wilayah tersebut, menciptakan krisis kemanusiaan dan infrastruktur yang memerlukan penanganan darurat segera.
Data Korban Jiwa dan Luka-Luka
Berdasarkan pembaruan data sistem rekapitulasi bencana, berikut adalah rincian dampak terhadap penduduk Meninggal Dunia: 1.053 jiwa, Hilang: 200 jiwa (masih dalam pencarian), dan Terluka: Sekitar 7.000 jiwa.
Kerusakan Infrastruktur dan Pemukiman karena dampak fisik dari bencana ini mencakup kerusakan luas pada ribuan bangunan, mulai dari rumah warga hingga fasilitas publik vital.
Baca Juga: IGD RSUD Aceh Tamiang Jadi Rumah Sakit Mini, Puluhan Nakes Bertahan di RS, Sebagian Kehilangan Rumah
Pemukiman: Sebanyak 147.236 rumah dilaporkan rusak.
Fasilitas Pendidikan: 967 bangunan sekolah terdampak, mengancam akses pendidikan ribuan siswa.
Rumah Ibadah: 434 unit rusak.
Fasilitas Kesehatan: 219 unit rusak, mempersulit penanganan medis bagi korban luka.
Infrastruktur Transportasi: 145 jembatan putus atau rusak, yang menghambat jalur distribusi bantuan logistik.
Gedung Perkantoran: 290 kantor pemerintah rusak.
Status Penanganan
Dengan rusaknya lebih dari 1,6 ribu fasilitas umum secara total, pemerintah daerah di ketiga provinsi tersebut kini fokus pada upaya pencarian 200 korban hilang serta pemulihan akses jalan yang terputus akibat rusaknya jembatan.
Kondisi ini sejalan dengan pernyataan Menko PM sebelumnya yang tengah menyiapkan program pemulihan ekonomi khusus untuk wilayah Sumatera, mengingat banyaknya sarana produksi dan infrastruktur pendukung ekonomi yang lumpuh total.
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin