LombokPost – Menjelang tutup tahun 2025, Kementerian Sosial (Kemensos) resmi melakukan "gas pol" penyaluran bantuan sosial (Bansos).
Sejak Jumat malam (19/12), gelombang saldo Bansos masuk terpantau merata di seluruh jaringan Bank Himbara, mulai dari BRI, BNI, Mandiri, hingga BSI.
Dikutip dari kanal Klik Bansos, pencairan tahap 4 ini menjadi yang paling dinanti karena mencakup alokasi akhir tahun sekaligus integrasi data terbaru hasil pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Fenomena menarik terjadi pada penyaluran kali ini. Kelompok Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pemegang KKS baru, terutama peralihan dari PT Pos, menjadi yang paling diuntungkan.
Berdasarkan pantauan lapangan, sejumlah KPM melaporkan saldo masuk hingga Rp 2.350.000. Nominal fantastis ini merupakan akumulasi pencairan PKH untuk alokasi tahap kedua, ketiga, dan keempat yang dibayarkan sekaligus.
Bank BRI tercatat sebagai mesin utama dalam skema pencairan akumulasi ini. Tak hanya itu, KPM BPNT murni yang lolos validasi sistem kini juga menerima tambahan bansos PKH senilai Rp 750.000, menandakan integrasi bantuan yang makin tepat sasaran.
Distribusi bansos kali ini tidak lagi "Jawa-sentris". Laporan keberhasilan transaksi terus mengalir dari berbagai pelosok negeri:
1. Sumatera Utara: Wilayah Sidikalang melaporkan pemegang KKS baru sudah bisa mencairkan dana BPNT.
2. Kalimantan Tengah: Melalui Bank Mandiri, saldo BPNT sebesar Rp 600.000 terpantau masuk ke rekening warga secara masif.
3. Jawa Barat: Di Bogor, warga dikejutkan dengan notifikasi aplikasi Livin’ by Mandiri yang menunjukkan saldo bantuan telah tersedia.
4. Lampung & Aceh: Bank Mandiri dan BSI dilaporkan sangat aktif melakukan top-up saldo sejak Jumat malam.
Selain uang tunai, pemerintah juga mendistribusikan bantuan pangan komoditas. KPM yang memegang surat undangan resmi dapat mengambil jatah beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter di titik distribusi yang telah ditentukan. Penyaluran komoditas ini dijadwalkan tuntas pada Sabtu (20/12).
Pemerintah kembali mengingatkan adanya perbedaan tenggat waktu pencairan. Sesuai surat edaran terbaru, bantuan BPNT Tahap 4, Bantuan Penebalan, dan BLT Kesra Rp 900.000 wajib ditransaksikan paling lambat 21 Desember 2025.
KPM diimbau segera mengecek kartu KKS-nya. Jangan ditunda, agar dana tersebut segera termanfaatkan untuk kebutuhan pokok dan tidak mengendap yang berisiko kembali ke kas negara.
Sementara itu, khusus untuk PKH Tahap 4, waktu pencairan masih relatif longgar hingga 31 Desember 2025.
Baca Juga: Simak Baik-Baik, Ini Kabar Baik dan Buruk Bagi KPM Bansos 2026
Editor : Prihadi Zoldic