Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Petugas Haji 2026 Masuk “Barak”, Kemenhaj Terapkan Diklat Semi-Militer untuk Perkuat Disiplin dan Karakter Pelayanan

Rury Anjas Andita • Rabu, 31 Desember 2025 | 06:57 WIB
Petugas Haji 2026 akan masuk “barak”. Kemenhaj terapkan Diklat semi-militer untuk perkuat disiplin, fisik, dan pelayanan jamaah.
Petugas Haji 2026 akan masuk “barak”. Kemenhaj terapkan Diklat semi-militer untuk perkuat disiplin, fisik, dan pelayanan jamaah.

LombokPost - Calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1447 H/2026 M akan menjalani pola pendidikan dan latihan (Diklat) layaknya “masuk barak”. Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj RI) menyiapkan Diklat semi-militer untuk memperkuat disiplin, karakter, kesiapan fisik, dan mental petugas dalam melayani jamaah haji.

Kebijakan Diklat semi-militer petugas haji 2026 ini dipaparkan Tim Kelompok Kerja (Pokja) Diklat PPIH di bawah Direktorat Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenhaj RI dalam presentasi di hadapan Menteri dan Wakil Menteri Haji dan Umrah RI di Jakarta.

Pola Diklat PPIH 1447 H/2026 M dirancang sebagai pelatihan terpadu lintas sektor dengan melibatkan TNI, Polri, hingga tenaga kesehatan. Pendekatan ini bertujuan membentuk petugas haji yang profesional, berdaya tahan tinggi, dan siap menghadapi tantangan pelayanan jamaah di Arab Saudi.

Anggota Tim Pokja Diklat PPIH 2026 Letkol Arm Tulus Widodo menjelaskan bahwa agenda presentasi difokuskan pada konsep dan skema pelatihan khusus bagi calon petugas haji.

“Agenda hari ini adalah presentasi di depan Bapak Menteri dan Wakil Menteri Haji dan Umrah RI. Kami menyiapkan pendidikan dan latihan khusus bagi calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji PPIH Arab Saudi 1447 H/2026 M,” ujar Tulus.

Menurut Tulus, pembinaan jasmani (Binjas) menjadi fokus utama Diklat PPIH 2026 karena kesehatan merupakan faktor fundamental dalam mendukung tugas petugas haji.

“Faktor utama dalam mendukung pelaksanaan tugas PPIH adalah kesehatan. Karena itu, kegiatan Binjas kami susun secara terprogram dan terarah sesuai arahan Bapak Menteri,” lanjutnya.

Tahapan pelatihan meliputi jalan sehat, senam kebugaran, hingga latihan baris-berbaris. Seluruh rangkaian ini dirancang untuk membentuk disiplin, kekompakan, serta karakter petugas.

“Pelatihan ini bisa dikatakan seperti semi-militer. Namun perlu ditegaskan, ini bukan menjadikan petugas sebagai militer, melainkan pendekatan semi-militer untuk membentuk karakter, disiplin, dan rasa bangga dalam melaksanakan tugas sebagai petugas haji,” tegas Tulus.

Melalui Diklat semi-militer ini, Kemenhaj menargetkan kualitas penyelenggaraan haji 1447 H/2026 M lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Harapan utama kami tentu pelaksanaan haji ke depan harus lebih baik. Dengan pelatihan ini, kami bersinergi dengan berbagai pihak untuk mewujudkan pelayanan maksimal yang dibekali attitude, skill, dan knowledge, sehingga petugas mampu menghadirkan pelayanan dengan senyum, salam, dan sapa atau 3S,” tambahnya.

Direktur Bina Petugas Haji Reguler Chandra Sulistio Reksoprodjo menegaskan bahwa kesiapan fisik menjadi perhatian utama dalam Diklat PPIH 2026.

“Selain mampu menjalankan tugas pokok dan fungsi masing-masing bidang, petugas haji harus memiliki kesiapan fisik yang memadai. Tanpa fisik yang kuat, petugas akan kesulitan menghadapi berbagai persoalan di lapangan,” jelas Chandra.

Ia menambahkan, Diklat PPIH tahun ini juga memperkuat aspek pengetahuan, kesiapsiagaan, serta mitigasi risiko selama operasional haji.

“Kami lengkapi petugas dengan pengetahuan tambahan untuk mengantisipasi berbagai kondisi dan situasi di lapangan. Namun yang paling kami tekankan adalah bahwa tugas utama petugas haji adalah melayani jamaah,” tegasnya.

Menurut Chandra, disiplin yang dibangun bukan semata disiplin kerja, tetapi disiplin pelayanan.

“Disiplin di sini adalah disiplin untuk melayani jamaah haji. Petugas harus benar-benar memahami dan mengingat tujuan utama mereka bertugas pada musim haji 1447 H/2026 M, yaitu memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah,” pungkasnya.

Editor : Rury Anjas Andita
#barak #petugas haji #diklat #semi militer #Kemenhaj