Dana ini akan dialokasikan untuk program bantuan sosial (Bansos) yang setiap tahun diberikan pemerintah untuk warga miskin dan rentan.
Adapun 6 daftar Bansos utama di Tahun 2026 adalah sebagai berikut:
1. Program Keluarga Harapan (PKH): Bantuan bersyarat untuk kesehatan dan pendidikan bagi balita, ibu hamil, siswa sekolah, lansia, dan penyandang disabilitas.
2. Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)/Kartu Sembako: Penyaluran rutin bulanan untuk pemenuhan gizi keluarga melalui agen bank atau KKS.
3. Program Indonesia Pintar (PIP): Bantuan biaya pendidikan bagi siswa tingkat SD hingga SMA/SMK melalui Bank BRI dan BNI.
4. Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN): Subsidi penuh iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat miskin.
5. Atensi dan PENA: Program rehabilitasi sosial serta Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA) untuk pemberdayaan ekonomi KPM agar lulus dari kemiskinan.
6. BLT Dana Desa: Bantuan tunai bagi warga desa miskin ekstrem yang bersumber dari anggaran desa.
Cara Cek Status Penerima Melalui KTP
Hingga saat ini, belum terdapat informasi mengenai penambahan jenis bantuan baru atau kelanjutan bantuan tambahan seperti Bantuan Subsidi Upah (BSU) untuk kalender anggaran 2026.
Namun, masyarakat dapat memantau secara berkala apakah nama mereka masuk dalam daftar penerima bantuan pokok melalui kanal resmi Kementerian Sosial.
Pengecekan dapat dilakukan secara mandiri dengan menyiapkan data Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai acuan utama. Berikut adalah tahapan verifikasi melalui laman cekbansos.kemensos.go.id:
1. Buka situs cekbansos.kemensos.go.id
2. Masukkan data wilayah yang tertera pada KTP, meliputi Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, hingga Desa/Kelurahan.
3. Ketikkan nama lengkap sesuai dengan e-KTP. Pastikan penulisan ejaan benar dan tidak ada singkatan.
4. Masukkan huruf kode captcha yang muncul pada kotak yang tersedia untuk memastikan keamanan data.
5. Klik tombol "Cari Data" dan sistem akan melakukan pencocokan dengan database Kemensos.
Ciri-ciri Penerima Bansos
Apabila data yang dimasukkan terdaftar sebagai penerima manfaat, layar akan menampilkan tabel informasi yang berisi profil penerima. Terdapat beberapa ciri utama yang menunjukkan seseorang sah menjadi penerima bansos, antara lain:
- Muncul nama lengkap, usia, dan domisili yang sesuai dengan input KTP.
- Pada kolom bantuan (seperti PKH, BPNT, atau PBI-JK), akan muncul keterangan status "YA".
- Terdapat keterangan peran dalam keluarga (misal: pengurus atau anggota).
- Muncul kolom periode yang menunjukkan kapan bantuan terakhir disalurkan atau status "Proses Bank Himbara/PT Pos".
Jika hasil pencarian memunculkan keterangan "Tidak Terdapat Peserta/PM", hal tersebut menandakan data KTP tersebut belum masuk dalam basis data penerima manfaat untuk kategori bansos yang dicari.
Editor : Siti Aeny Maryam