Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Prabowo Tinjau Jembatan Bailey hingga Posko Kesehatan, Penyakit ISPA dan Infeksi Kulit Mendominasi

Lombok Post Online • Jumat, 2 Januari 2026 | 10:44 WIB
TINJAU: Presiden Prabowo Subianto meninjau pembangunan jembatan Balley Sungai Garoga di Kecamatan Batang Toru Tapanuli Selatan.
TINJAU: Presiden Prabowo Subianto meninjau pembangunan jembatan Balley Sungai Garoga di Kecamatan Batang Toru Tapanuli Selatan.

LombokPost - PRESIDEN Prabowo Subianto menghabiskan malam tahun baru di Posko Kesehatan Kodam I Bukit Barisan di Desa Batu Hula, Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

Pantauan Jawa Pos yang ikut dalam rombongan presiden, ratusan pengungsi Batang Toru antusias menyambut kehadiran Prabowo yang didampingi sejumlah menteri.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan, mayoritas pengungsi sudah kembali ke rumah. Pengungsian tetap berdiri untuk dapur umum.

"Malam tahun baru Pak Presiden menginap di Tapanuli Selatan. Makan malam bersama warga, kemudian nonton film bersama warga juga," kata Teddy.

Apa rencana Presiden di hari pertama 2026? Teddy mengatakan, Kamis (1/1) Prabowo berkunjung ke Aceh Tamiang untuk menyapa  pengungsi dan penanganan pascabencana.

"Ada rumah hunian yang dibuat Danantara atas instruksi Bapak Presiden. Besok (kemarin, Red) kami cek," ujarnya.

Teddy menyebut, sebagian hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang sudah jadi. Jumlahnya sekitar 500 unit.

Hasil pantauan sementara, kata Teddy, perekonomian warga mulai bangkit.

Padahal, daerah tersebut termasuk salah satu yang mengalami kerusakan parah.

''Beberapa warung dan toko sudah buka. Ada yang sudah mulai bekerja," katanya.

Salah satu pengungsi dari Desa Hutagodang,  Sariah Bogo Harahap, mengaku senang dengan atensi dari pemerintah pusat.

"Rumah kami hanyut. Hanya sempat bawa baju di badan saja. Saya harap Bapak Presiden  membangun rumah untuk warga desa," ujarnya saat ditemui Jawa Pos.

Perempuan 49 tahun itu masih mengungsi bersama tujuh anggota keluarganya.

Dua cucunya yang masih balita juga harus merasakan kesusahan ini.

"Saya harap Bapak Presiden juga membuat lapangan kerja. Saya tani dan sawah sudah hancur kena banjir," ucapnya.

Kehadiran Prabowo pada malam tahun baru di posko pengungsian cukup membuatnya terhibur. Apalagi ada tontonan film dan pembagian mainan untuk anak-anak.

Sementara itu, Prabowo meninjau Jembatan Bailey di Sungai Garoga sekitar pukul 13.00 WIB.

Jembatan Bailey Sungai Garoga dibangun di wilayah terdampak banjir dan longsor oleh Detasemen Zeni Tempur bersama PT Nindya Karya dan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum.

Pembangunan dimulai sejak Kamis (18/12). Jembatan itu menjadi solusi sementara sebagai pengganti jembatan lama yang rusak dan memutus akses ekonomi warga.

Jembatan tersebut dirancang dengan bentang sepanjang sekitar 44 meter dan lebar 3,75 meter.

Mampu menahan beban hingga 30 ton. Kehadirannya diharapkan memulihkan konektivitas utama antara Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah, sekaligus memperlancar distribusi logistik dan mobilitas masyarakat.

Selain meninjau infrastruktur, Prabowo juga berdialog dengan para pekerja dan warga setempat. Prabowo menegaskan, percepatan pembangunan harus tetap memenuhi standar keselamatan dan target waktu yang ditetapkan.

Usai meninjau jembatan, Presiden melanjutkan kunjungan ke Posko Kesehatan Kodam I/Bukit Barisan di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru.

Di lokasi tersebut, Presiden berdialog langsung dengan tenaga kesehatan yang telah bertugas sejak hari pertama bencana.

Dokter dari Kesdam I/Bukit Barisan Kapten CKM drg Alfian menyampaikan, tim medis telah bertugas selama 36 hari dan menangani sekitar 2.300 pasien.

Kasus terbanyak yang ditangani adalah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) serta infeksi kulit.

Posko Kesehatan Batu Hula disiagakan setiap hari dengan dukungan dua dokter, perawat, serta paramedis dari unsur TNI dan dinas kesehatan setempat.

Kunjungan Presiden menegaskan perhatian pemerintah terhadap pemulihan menyeluruh, tidak hanya pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pemenuhan layanan kesehatan warga terdampak.

Seperti diketahui, banjir dan tanah longsor yang melanda Tapanuli Selatan pada Senin (24/11) menimbulkan dampak besar.

Bencana tersebut merusak infrastruktur, termasuk sarana air bersih, serta menelan korban jiwa.

Data mencatat 88 orang meninggal dunia, 30 orang hilang, dan 160 orang mengalami luka-luka. (lyn/oni/JPG/r3)

Editor : Kimda Farida
#prabowo #presiden #pengungsian #Kesehatan #aceh