Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Daftar Bansos yang tetap Aktif di 2026, Syarat, dan Cara Mudah Mendaftar Jadi Penerima

Geumerie Ayu • Minggu, 4 Januari 2026 | 19:32 WIB

Daftar bansos yang tetap aktif di 2026, syarat, dan cara mudah mendaftar jadi penerima
Daftar bansos yang tetap aktif di 2026, syarat, dan cara mudah mendaftar jadi penerima
LombokPost – Beberapa program unggulan tetap menjadi pilar utama perlindungan sosial di Indonesia di tahun 2026 ini.

Kementerian Sosial menekankan, penyaluran bantuan sosial (bansos) tahun ini akan jauh lebih ketat dan tepat sasaran.

Fokus bantuan tidak lagi sekadar untuk konsumsi jangka pendek, melainkan diarahkan pada pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi.

Berikut adalah rincian bantuan yang akan diterima masyarakat:

1. Program Keluarga Harapan (PKH)

Bantuan tunai bersyarat ini dibagi ke dalam beberapa kategori per tahun.

Ibu Hamil & Anak Usia Dini: Rp 3.000.000

Siswa SD: Rp 900.000

Siswa SMP: Rp 1.500.000

Siswa SMA: Rp 2.000.000

Lansia & Disabilitas Berat: Rp 2.400.000

2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)

Dikenal sebagai Program Sembako, KPM akan menerima saldo elektronik senilai Rp 200.000 per bulan yang dapat dibelanjakan untuk bahan pangan pokok di agen resmi. Biasanya, pencairan dilakukan sekaligus per tiga bulan (Rp 600.000).

3. Program Indonesia Pintar (PIP)

Bantuan khusus sektor pendidikan untuk mencegah anak putus sekolah:

SD/Sederajat: Maksimal Rp 450.000/tahun

SMP/Sederajat: Maksimal Rp 750.000/tahun

SMA/Sederajat: Maksimal Rp 1.800.000/tahun=

4. PBI JKN (BPJS Kesehatan Gratis)

Pemerintah tetap menanggung iuran BPJS Kesehatan sebesar Rp 42.000 per bulan bagi warga miskin agar tetap mendapatkan layanan kesehatan gratis.

Masyarakat perlu mencatat bahwa tidak semua bantuan berlanjut. Pemerintah memastikan bahwa BLT Mitigasi Risiko Pangan tidak akan diberikan lagi di tahun 2026.

Program tersebut dianggap telah menyelesaikan tugasnya sebagai stimulus temporer di masa krisis pangan sebelumnya.

5. ATENSI dan Bansos Disabilitas

Orang tua dan penyandang disabilitas masih dapat memanfaatkan Program Assistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI).

Baca Juga: Kemensos Pemutakhiran Data Besar-besaran, 300 Ribu KPM Bakal Dicoret sebagai Penerima Bansos 2026

Jenis bantuan yang dapat diberikan mencakup uang tunai, sembako, alat bantu, dan pelatihan, dengan total sekitar Rp600.000 per triwulan atau Rp2,4 juta per tahun.

Cara Cek dan Daftar Bansos 2026

Bagi warga NTB yang ingin memastikan status kepesertaannya atau ingin mendaftarkan diri, dapat menempuh jalur berikut:

1. Melalui Situs Web: Buka cekbansos.kemensos.go.id, masukkan wilayah sesuai KTP, dan nama lengkap.

2. Aplikasi Cek Bansos: Unduh di Playstore, login dengan NIK dan KK. Gunakan fitur "Usul" jika Anda merasa layak namun belum terdaftar.

3. Jalur Offline: Datang langsung ke kantor desa atau kelurahan setempat dengan membawa KTP dan KK untuk diinput ke dalam DTKS.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi resmi secara berkala, mengingat tanggal pencairan tidak ditetapkan secara permanen namun mengikuti jadwal per tahapan (triwulan).

Mulai 2026, pengawasan akan semakin ketat. Penerima PKH dan BPNT kategori reguler yang sudah menerima bantuan selama lima tahun berturut-turut akan dievaluasi ulang.

Jika dianggap sudah mampu secara finansial, status kepesertaannya akan diberhentikan (graduasi) dan dialihkan kepada keluarga lain yang lebih membutuhkan. Aturan ini dikecualikan bagi lansia dan penyandang disabilitas berat.

 

Editor : Kimda Farida
#syarat #Daftar #Bansos #perlindungan sosial #program unggulan #cara