LombokPost - Pemerintah Indonesia terus mematangkan langkah strategis untuk mewujudkan visi besar menjadi negara maju pada tahun 2045.
Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menegaskan bahwa kunci utama untuk menghadapi dinamika global yang serba cepat adalah desain strategi yang tepat, adaptif, dan berbasis pada inovasi (innovation-led growth).
Hal tersebut disampaikan Wamenkeu dalam acara ADB Indonesia Development Talks sekaligus peluncuran buku "Indonesia’s Country Diagnostic Studies: Achieving the Golden Indonesia Vision 2045" di Jakarta, Selasa (20/1).
Optimalkan "Dua Lengan" Fiskal Salah satu poin paling krusial yang dipaparkan Suahasil adalah evolusi institusi fiskal Indonesia melalui optimalisasi "dua lengan" yang bekerja secara bersamaan:
Lengan Pertama (APBN): Berfokus pada fungsi perlindungan sosial, operasional pemerintahan, belanja kementerian, serta pemenuhan kesejahteraan rakyat secara langsung.
Lengan Kedua (Danantara): Bertindak sebagai commercial arm (lengan komersial). Danantara fokus pada ekspansi kapasitas ekonomi, hilirisasi industri, serta pengelolaan proyek-proyek produktif nasional.
"Dua lengan ini harus bekerja secara simultan agar kita tidak hanya menjaga stabilitas sosial, tetapi juga agresif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi," ungkap Wamenkeu.
SDM dan Infrastruktur sebagai Fondasi Suahasil juga menggarisbawahi bahwa peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui sektor kesehatan dan pendidikan tetap menjadi prioritas utama.
Selain itu, ia menyebut bahwa manfaat dari pembangunan infrastruktur selama satu dekade terakhir sudah mulai terasa dan harus terus dilanjutkan sebagai fondasi pertumbuhan.
Optimisme Masa Depan Ekonomi Menutup diskusi tersebut, Wamenkeu menyatakan optimismenya bahwa Indonesia memiliki modal yang sangat kuat untuk menjadi pemain utama dunia dalam 20 tahun ke depan.
Transformasi digital, urbanisasi yang terencana, penguatan kelas menengah, serta jumlah populasi yang besar akan menjadi mesin pertumbuhan yang luar biasa bagi Indonesia.
Dengan sinergi antara kebijakan fiskal yang kuat dan transformasi di berbagai sektor, Indonesia diyakini mampu menembus hambatan ekonomi dunia dan mencapai kemakmuran bagi seluruh rakyatnya.
Editor : Jelo Sangaji