LombokPost – Saldo bantuan sosial (Bansos) PKH dan BPNT Tahap 1 tahun 2026 mulai membanjiri rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) per 7 Februari 2026.
Pencairan Bansos ini merupakan tahap awal untuk periode Januari hingga Maret 2026.
Namun, perlu diingat bahwa proses penyaluran Bansos dilakukan secara bertahap menggunakan mekanisme termin, sehingga saldo tidak masuk secara serentak di semua wilayah.
Berdasarkan pantauan terbaru, tiga bank penyalur terpantau sudah mulai mentransfer dana Bansos ke rekening penerima.
Bank BSI menjadi yang tercepat menyalurkan Bansos dengan menyasar KPM di wilayah Provinsi Aceh sejak 6 Februari 2026.
Langkah ini disusul Bank BRI yang terpantau mulai mencairkan saldo pada malam hari di tanggal yang sama.
Tak ketinggalan, Bank Mandiri mulai menyalurkan Bansos pada dini hari tanggal 7 Februari 2026.
Sementara itu, bagi pemegang KKS Bank BNI, diharapkan tetap bersabar karena hingga saat ini belum ada laporan saldo masuk secara masif.
Banyak KPM bertanya mengapa saldo mereka masih kosong. Hal ini disebabkan oleh sistem kuota di tingkat desa atau kelurahan.
Mengingat keterbatasan kuota, pemerintah memprioritaskan warga dalam kategori Desil 1 hingga Desil 4.
Selain itu, Kementerian Sosial melalui kanal resminya juga mengimbau bagi KPM yang kondisi ekonominya sudah stabil untuk melakukan graduasi mandiri.
Langkah ini penting agar kuota bantuan dapat dialihkan kepada warga lain yang lebih layak dan membutuhkan.
Selain PKH dan BPNT, aturan baru juga berlaku bagi penerima KIS PBI tahun 2026. Saat ini, kepesertaan difokuskan pada Desil 1 hingga Desil 5.
Bagi warga di Desil 6 ke atas, status KIS PBI kemungkinan besar dinonaktifkan. Jika terjadi salah kategori, warga dapat mengajukan reaktivasi melalui operator SIKS-NG di desa setempat.
Hal paling krusial yang wajib diperhatikan adalah batas waktu penarikan. KPM diimbau segera mengambil uang bantuan maksimal 30 hari setelah dana masuk ke rekening KKS.
Jika melewati batas waktu tersebut, dana akan ditarik kembali ke kas negara dan kepesertaan Anda berisiko dicoret.
Baca Juga: Bikin Baper! 4 Alasan Wajib Nonton Love Between Lines, Dracin Viral di Awal 2026
Editor : Akbar Sirinawa