LombokPost - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan langkah diplomasi ekonomi besar dalam pertemuannya dengan para pimpinan perusahaan investasi global di Washington DC, Amerika Serikat.
Dalam forum tersebut, Presiden menegaskan bahwa kepastian hukum dan tata kelola yang baik (Good Governance) adalah harga mati bagi iklim investasi di Indonesia.
Penegasan ini disambut antusias oleh para CEO dunia yang melihat Indonesia semakin serius dalam membenahi sistem regulasi untuk menjamin keamanan investasi jangka panjang.
Danantara: Magnet Baru Kemitraan Strategis
Salah satu poin yang paling mencuri perhatian investor adalah inisiasi pembentukan Danantara.
COO Danantara, Pandu Sjahrir, yang turut mendampingi Presiden, mengungkapkan bahwa lembaga baru ini diproyeksikan menjadi mitra strategis utama bagi investor mancanegara.
Mereka sangat apresiasi pembentukan Danantara yang Bapak Presiden inisiasikan. Ini bisa menjadi salah satu calon mitra utama mereka dalam berkolaborasi, baik di dalam maupun di luar Indonesia," ujar Pandu Sjahrir.
Investor Siap "Boots on the Ground" di Indonesia
Kehadiran langsung Presiden Prabowo di hadapan para pemegang modal global memberikan sinyal kepercayaan (confidence building) yang sangat kuat.
Bahkan, sejumlah perusahaan investasi besar mulai mempertimbangkan untuk membuka kantor perwakilan di Indonesia.
Istilah "boots on the ground" menjadi sentimen positif yang berkembang dalam pertemuan tersebut, menandakan bahwa investor global tidak lagi hanya melihat Indonesia dari jauh, tetapi siap berkomitmen secara fisik dan operasional di tanah air.
Gotong Royong Ekonomi Nasional
Ketua Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, yang juga hadir dalam pertemuan tersebut, menilai pendekatan Presiden sangat tepat sasaran.
Menurutnya, penekanan pada derisking dan penguatan legal system menjadi fondasi agar ekonomi nasional bisa tumbuh secara berkelanjutan.
"Pak Presiden menekankan tata kelola perusahaan dan kepastian hukum. Hal ini benar-benar digarisbawahi dan diapresiasi oleh para CEO tadi," kata Anindya.
Langkah berani Presiden Prabowo di Washington DC ini mempertegas posisi Indonesia sebagai mitra strategis yang stabil, tepercaya, dan sangat terbuka bagi pertumbuhan ekonomi global melalui kolaborasi yang transparan.
Langkah diplomasi Presiden Prabowo di Washington ini diprediksi akan mempercepat masuknya modal asing ke sektor infrastruktur dan teknologi.
Editor : Kimda Farida