LombokPost - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri resmi mengambil langkah tegas untuk mengurai kepadatan arus mudik Lebaran 2026 yang mulai memuncak.
Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho mengumumkan pemberlakuan sistem satu arah (one way) sepenggal tahap pertama yang dimulai dari KM 70 Tol Cikampek Utama (Cikatama) hingga KM 263 Brebes Barat, Jawa Tengah, Selasa (17/3).
Keputusan ini diambil setelah pantauan udara dan data di Command Center KM 29 menunjukkan adanya lonjakan volume kendaraan yang signifikan dari arah Jakarta menuju wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Sinergi Stakeholder di Jalur Utama
Dalam pemantauan langsung tersebut, hadir pula Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Dirut Jasa Marga Rivan A. Purwantono.
Kakorlantas menegaskan bahwa pemberlakuan one way ini merupakan hasil diskusi mendalam untuk memastikan aspek keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) tetap terjaga.
Baca Juga: Polri Gelar Operasi Ketupat 2026, Amankan 5 Klaster Utama Jalur Mudik hingga Kawasan Wisata
“One way sepenggal tahap pertama di lokasi nasional sudah kita berlakukan berdasarkan arahan Bapak Kapolri dan Pak Menhub. Semoga langkah ini dapat semakin memperlancar arus lalu lintas menuju Trans Jawa,” ujar Irjen Pol. Agus Suryonugroho.
Efek WFA dan Disiplin Pengguna Jalan
Selain rekayasa jalur, Kakorlantas menilai kebijakan pemerintah terkait Work From Anywhere (WFA) sangat membantu mendistribusikan pergerakan masyarakat.
Dengan adanya WFA, arus keberangkatan pemudik tidak menumpuk di satu waktu puncak yang sama, sehingga beban jalan tol menjadi lebih terukur.
Namun, ia tetap mengingatkan pentingnya kedisiplinan pengguna jalan. Petugas di lapangan, baik di pos pelayanan maupun pos terpadu, akan terus memantau kepatuhan pengemudi terhadap rambu-rambu rekayasa yang telah dipasang.
Titik Padat: KM 29 hingga KM 70
Laporan terkini menunjukkan arus lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek, khususnya di KM 29, KM 57, dan KM 70, terpantau cukup padat.
Oleh karena itu, sosialisasi mengenai titik awal one way di KM 70 terus digencarkan agar pemudik dari arah sebaliknya (Jawa menuju Jakarta) dapat mengantisipasi rute dialihkan ke jalur arteri.
“Operasi Ketupat ini bukan hanya operasi lalu lintas. Polri hadir menjamin situasi aman, baik di momentum sosial maupun spiritual masyarakat,” tegas Kakorlantas.
Pemudik dihimbau untuk Pantau Update KM: Pastikan masuk ke jalur tol sebelum titik penutupan jika ingin memanfaatkan fasilitas one way.
Cek Saldo E-Toll: Pastikan saldo cukup agar tidak menimbulkan antrean baru di gerbang tol Cikatama atau Kalikangkung.
Kesehatan Fisik: Manfaatkan rest area yang tersedia sebelum masuk ke jalur satu arah yang panjang.
Editor : Rury Anjas Andita