Kabar Gembira bagi Guru: Kuota Beasiswa S1 Ditargetkan untuk 150 Ribu Orang di 2026

Nurul Hidayati • Dipublikasikan Sabtu, 2 Mei 2026 | 14:43 WIB
AKSES PENDIDIKAN: Guru membimbing peserta didik, pada kegiatan literasi dan numerasi di SRMP 18 Lombok Barat, beberapa waktu lalu. (IST/LOMBOK POST)
AKSES PENDIDIKAN: Guru membimbing peserta didik, pada kegiatan literasi dan numerasi di SRMP 18 Lombok Barat, beberapa waktu lalu. (IST/LOMBOK POST)

LombokPost – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperkuat komitmen terhadap kesejahteraan dan kompetensi tenaga pendidik pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.

Fokus utama tahun ini adalah memastikan setiap guru memiliki kualifikasi akademik yang memadai serta jaminan kesejahteraan yang lebih baik.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengungkapkan bahwa pemerintah telah mengalokasikan beasiswa sebesar Rp3 juta per semester bagi guru-guru yang belum memiliki ijazah Diploma IV atau Strata 1 (S1).

Baca Juga: Rekomendasi Kebijakan untuk Kesejahteraan Guru Honorer 

Jika pada tahun 2025 kuota dialokasikan untuk 12.500 guru, maka pada tahun 2026 ini jumlahnya melonjak drastis hingga ditargetkan mencapai 150.000 guru.

"Guru adalah kunci keberhasilan pendidikan dan agen peradaban. Agar mereka dapat melaksanakan tugas dengan tenang dan maksimal, pemenuhan kualifikasi serta peningkatan kesejahteraan menjadi prioritas kami," ujar Abdul Mu’ti.

Program ini akan dilaksanakan melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) di kampus-kampus yang telah memenuhi ketentuan kementerian.

Baca Juga: Dewan Nyayu: Kesejahteraan Guru Tak Boleh Terganjal Anggaran

Selain dukungan pendidikan, pemerintah juga melakukan terobosan dalam sistem penggajian.

Tunjangan sertifikasi guru kini dipastikan ditransfer langsung ke rekening masing-masing setiap bulan untuk menghindari keterlambatan.

Bagi guru honorer, pemerintah juga mulai menyalurkan insentif bulanan secara rutin.

Baca Juga: Era Baru Kesejahteraan Guru: TPG Kini Cair Bulanan, Anggaran Triliunan Rupiah Siap Dikucurkan

Upaya ini dibarengi dengan berbagai pelatihan peningkatan kompetensi, mulai dari teknik Deep Learning, bimbingan konseling, hingga penguasaan koding dan Kecerdasan Artifisial (AI).

Seluruh rangkaian kebijakan ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan kerja yang kondusif bagi guru untuk mencetak generasi Indonesia yang tangguh.

Pemerintah memperkuat komitmen terhadap nasib tenaga pendidik pada peringatan Hardiknas 2026.

Mendikdasmen mengungkapkan bahwa di tahun ini, alokasi beasiswa sebesar Rp3 juta per semester disiapkan bagi 150.000 guru yang belum bergelar S1/D4.

Selain peningkatan kualifikasi, pemerintah juga memastikan tunjangan sertifikasi kini ditransfer langsung setiap bulan dan memberikan insentif rutin bagi guru honorer agar para agen peradaban ini dapat mengajar dengan tenang dan fokus.

Editor : Redaksi Lombok Post Online
Sumber : kemendikdasmen.go.id
Beasiswa Guru 2026 Kemendikdasmen Abdul Mu’ti Guru Indonesia Unggul kesejahteraan guru tunjangan sertifikasi