Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Ruang Kerjanya Terbakar 80 Persen, Anggota BPK RI Meninggal; Dugaan Awal Api Membesar karena Thinner

Redaksi • Sabtu, 9 Mei 2026 | 10:44 WIB
Rumah Kebakaran, Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan Haerul Saleh Meninggal Dunia. (Jawa Pos)
Rumah Kebakaran, Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan Haerul Saleh Meninggal Dunia. (Jawa Pos)

LombokPost - Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Haerul Saleh meninggal dunia dalam insiden kebakaran yang terjadi di ruang kerja kediamannya di Jalan Teratai, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jumat (8/5).

Sementara itu, tiga orang yang berada bersama Haerul saat kejadian dinyatakan selamat.

Hingga Jumat (8/5) petang, polisi masih mendalami penyebab utama kebakaran maut tersebut.

Baca Juga: Pedagang Terdampak Kebakaran di Pasar Pringgabaya Dapat Bantuan

Dugaan sementara, api muncul dari bahan-bahan renovasi yang berada di ruang kerja Haerul.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi mengatakan, berdasarkan keterangan awal saksi, korban bersama tiga orang lainnya sedang beraktivitas di ruang kerja di lantai empat.

”Korban terjebak di lantai empat,” katanya.

Baca Juga: Polda NTB Antisipasi Kebakaran 214 Hektare Hutan dan Lahan 

Namun, kata Joko, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

Setelah kejadian, polisi menerjunkan tim identifikasi dan Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri.

Berdasarkan pemeriksaan awal, sekitar 80 persen ruang kerja Haerul dilalap api.

Baca Juga: Kemenlu Data WNI Terdampak Kebakaran di Malaysia

Sementara itu, berdasarkan keterangan salah seorang asisten rumah tangga (ART), saat kejadian Haerul tengah berada di ruang kerja bersama tiga orang lainnya. Mereka diduga sedang melakukan renovasi.

Pemadaman 40 Menit

Sekitar pukul 07.50 WIB, api disertai kepulan asap tebal tiba-tiba muncul. Tiga orang yang disebut sebagai asisten Haerul langsung turun ke bawah, sedangkan Haerul terjebak di dalam ruangan.

Saat hendak dievakuasi, Haerul ditemukan sudah tidak bergerak di ruang kerjanya. Korban kemudian dibawa petugas gabungan menggunakan ambulans ke RSUD Pasar Minggu.

Saat berada di rumah sakit, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman turut mendampingi Haerul.

”Berdasarkan keterangan asisten beliau, kejadiannya begitu cepat,” katanya.

Proses pemadaman dilakukan personel Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan yang tiba di lokasi sekitar pukul 08.10 WIB. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.46 WIB.

Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Selatan Asril Rizal menjelaskan, berdasarkan keterangan warga, api diduga berasal dari sisa thinner bekas renovasi rumah.

Di bagian lain, Arpen, salah seorang penjaga rumah, mengatakan bahwa setelah terdengar teriakan kebakaran dari lantai empat, tiga orang yang bersama Haerul langsung turun. Belakangan baru diketahui Haerul masih berada di atas.

”Kita berusaha menolong dengan alat pemadam darurat. Ternyata bapak (Haerul, Red) masih di dalam,” katanya. (ant/ris/JPG/r3)

Editor : Redaksi Lombok Post Online
#meninggal dunia #korban #ruang kerja #Kebakaran #bpk