Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Jamin Produktivitas Petani, Pupuk Kaltim Pastikan Stok Melimpah

Nurul Hidayati • Selasa, 19 Mei 2026 | 11:41 WIB
Jajaran Direksi dan Dewan Komisaris PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) melakukan peninjauan langsung ke Gudang Pupuk Pusri (GPP) di Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, Senin (18/5).
Jajaran Direksi dan Dewan Komisaris PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) melakukan peninjauan langsung ke Gudang Pupuk Pusri (GPP) di Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, Senin (18/5).

LombokPost – Jajaran Direksi dan Dewan Komisaris PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) melakukan peninjauan langsung ke Gudang Pupuk Pusri (GPP) di Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, Senin (18/5).

Langkah strategis di gudang tingkat kabupaten (Lini III) ini dilakukan guna memastikan kesiapan stok, mutu produk, serta kelancaran alur distribusi menjelang musim tanam tiba.

Kunjungan dipimpin oleh Direktur Keuangan dan Umum Pupuk Kaltim Qomaruzzaman bersama Dewan Komisaris yang terdiri dari Sukardi Rinakit, Ir. Musthofa, dan H. Azis Samual.

Baca Juga: Temu Tani Agrosolution, Pupuk Kaltim Dorong Ketahanan Pangan Berkelanjutan

Kehadiran para petinggi perusahaan ini menjadi sinyal kuat komitmen manajemen dalam mendukung program swasembada pangan nasional dari sektor hulu.

Ketersediaan pupuk menjadi bagian penting dalam menjaga produktivitas sektor pertanian.

“Karena itu kami ingin memastikan stok tersedia, distribusi berjalan lancar, dan kualitas produk tetap terjaga hingga diterima petani," tegas Qomaruzzaman.

Baca Juga: Dukung Swasembada Pangan, Pupuk Kaltim Gelar One Day Promotion di 10 Provinsi

Kapasitas Gudang dan Realisasi Stok

Gudang GPP Kecamatan Telaga memiliki kapasitas daya tampung sekitar 2.800 ton untuk melayani kebutuhan petani di wilayah Gorontalo. Secara makro, total kapasitas gudang pupuk di Provinsi Gorontalo mencapai 16.683 ton yang ditopang oleh empat gudang subsidi dan enam gudang di Kabupaten Gorontalo.

Kepala Gudang GPP Kecamatan Telaga, Irfan Bagu, memaparkan bahwa kondisi pasokan saat ini berada dalam posisi yang sangat aman. Adapun rincian ketersediaan pupuk di dalam gudang meliputi.

Baca Juga: Pupuk Kaltim Bantu Pembangunan Masjid Babussalam Kota Bima

Produk Subsidi (5.832 Ton): Terdiri atas pupuk Urea sebanyak 5.832 ton dan pupuk NPK Kakao sebanyak 24 ton.

Produk Nonsubsidi (1.397 Ton): Terdiri atas Urea nonsubsidi sebesar 1.332,3 ton dan NPK nonsubsidi sebanyak 65,6 ton.

Hingga Mei 2026, realisasi penyaluran komoditas urea bersubsidi di wilayah ini telah menyentuh angka 15.152 ton. Irfan memastikan seluruh proses distribusi ke kios-kios resmi (Lini IV) berjalan tanpa kendala berarti dan belum ada keluhan terkait penurunan mutu barang.

Penguatan Supervisi Lapangan demi Ketahanan Pangan

Dalam inspeksi tersebut, Dewan Komisaris menyaksikan langsung tata kelola pergudangan, sistem penyimpanan, hingga melakukan pengecekan kesesuaian kemasan serta standar timbangan produk secara berkala.

Anggota Dewan Komisaris, Ir. Musthofa, menjelaskan bahwa pengecekan langsung ini merupakan wujud nyata penguatan supervisi demi menjamin ketersediaan dan efektivitas penyaluran pupuk bersubsidi agar tepat sasaran kepada para petani penerima manfaat.

Senada dengan hal itu, Azis Samual menambahkan bahwa konsistensi ketepatan waktu dalam menyuplai pupuk ke tingkat kios akan berdampak linier pada hasil panen masyarakat. Kelancaran rantai pasok ini diyakini mampu memperkuat ketahanan pangan domestik sekaligus menekan ketergantungan pemerintah terhadap impor bahan pangan dari luar negeri.

Editor : Redaksi Lombok Post Online
#Pertanian #swasembada pangan #Stok Pupuk #gorontalo #pupuk kaltim