Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Melesat 45 Persen! Menteri PU Dody Hanggodo Dorong Percepatan Sekolah Rakyat Lombok Utara demi Kejar Tahun Ajaran Baru

Nurul Hidayati • Senin, 8 Juni 2026 | 10:24 WIB
Menteri PU Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat Lombok Utara, Progres Tembus 45 Persen. (Kementerian PU)
Menteri PU Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat Lombok Utara, Progres Tembus 45 Persen. (Kementerian PU)

LombokPost - Komitmen pemerintah dalam meratakan akses pendidikan berkualitas di Pulau Seribu Masjid terus dikebut.

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, turun langsung meninjau progres pembangunan kompleks Sekolah Rakyat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berlokasi di Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara (KLU), pada Jumat (29/5).

Dalam kunjungan lapangan tersebut, Menteri PU menginstruksikan akselerasi total pada sisa pengerjaan fisik.

Baca Juga: Sekolah Rakyat Kelebihan Peminat, Penjangkauan Siswa Tembus 42 Ribu Anak

Langkah ini krusial agar fasilitas pendidikan terpadu tersebut dapat segera difungsikan secara optimal guna menyambut kegiatan belajar mengajar pada Tahun Ajaran 2026/2027 mendatang.

Menteri Dody menegaskan bahwa proyek di Lombok Utara ini menjadi salah satu lokomotif prioritas di NTB. Hal ini dikarenakan kesiapan lahan yang bersih (clear) serta progres konstruksi yang tercatat paling impresif dibandingkan titik lokasi lainnya.

“Ini akan menjadi tumpuan penyelenggaraan Sekolah Rakyat di NTB. Lokasi lain masih menghadapi sejumlah tantangan terkait kesiapan lahan dan aksesibilitas. Karena itu saya meminta agar progres pembangunan di sini terus dipercepat sehingga minimal sudah dapat berfungsi dan digunakan oleh adik-adik kita pada tahun ajaran baru nanti,” ujar Dody Hanggodo di sela peninjauan.

Baca Juga: Legislator Udayana dan Senayan Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat di Sumbawa

Rapor Fisik 45,42 Persen dan Strategi Taktis di Lapangan

Hingga akhir Mei, performa pembangunan di lapangan menunjukkan grafik yang menggembirakan dengan realisasi fisik menyentuh 45,42 persen.

Capaian yang melesat dalam beberapa pekan terakhir ini mendapat apresiasi dari pucuk pimpinan Kementerian PU, yang dinilai sukses mengombinasikan kerja sama penyedia jasa lokal, dukungan personel TNI, serta tim teknis.

Baca Juga: Pembangunan Sekolah Rakyat KLU Kejar Target Peluncuran Nasional

Guna memastikan sisa target fungsional terkejar tanpa mengorbankan mutu bangunan, Kementerian PU bersama pihak kontraktor menerapkan lima strategi paralel berikut:

Penerapan Sistem Shift: Membakukan jam kerja lembur melalui skema dua hingga tiga shift kerja per hari.

Injeksi Tenaga Kerja: Menambah jumlah tukang dan tenaga konstruksi secara masif di area kluster bangunan.

Mobilisasi Alat Berat: Menambah unit alat berat untuk mempercepat pematangan lahan dan struktural.

Rantai Pasok Material: Melakukan percepatan pengadaan dan pengiriman material konstruksi utama ke lokasi.

Metode Kerja Efisien: Mengoptimalkan tata kelola dan metode pelaksanaan pengerjaan di lapangan.

Megaproyek Rp 241 Miliar Berfasilitas Komplet

Plt. Direktur Jenderal Cipta Karya, Chandra R.P. Situmorang, menambahkan bahwa pengawasan ketat dan pendampingan intensif terus berjalan demi memastikan proyek tidak keluar dari koridor mutu standar teknis nasional. Proyek raksasa yang didanai langsung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) ini menelan nilai kontrak fantastis mencapai Rp241,97 miliar.

Profil Kompleks Terpadu Sekolah Rakyat Lombok Utara.

Luas Lahan: 6,71 Hektare. Total Luas Bangunan: 28.445,78 Meter Persegi. Kluster Pendidikan: Dilengkapi gedung sekolah jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Fasilitas Penunjang: Asrama siswa, asrama guru, masjid, kantin, gedung serbaguna, hingga lapangan olahraga.

Melalui pembangunan Sekolah Rakyat ini, negara hadir untuk memotong disparitas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Infrastruktur ini disiapkan menjadi kawah candradimuka lokal guna mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul, kompetitif, dan berdaya saing tinggi dari bumi Gora.

Editor : Redaksi Lombok Post Online
#Infrastruktur Pendidikan NTB #Progres Pembangunan KLU #APBN Kementerian PU #sekolah rakyat Lombok utara #Menteri PU Dody Hanggodo