
LombokPost – Komisi IV DPRD NTB turun langsung meninjau progres proyek pembangunan Sekolah Rakyat (SR).
Salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto itu terletak di Dusun Amor-Amor, Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara (KLU).
"Saat ini progres pembangunan sudah mencapai 19 persen," kata Wakil Ketua Komisi IV DPRD NTB Sudirsah Sujanto, Minggu (10/5).
Baca Juga: Desa Gumantar Jadi Lokasi Pembangunan Sekolah Rakyat, Pendidikan Lombok Utara Makin Maju
Disampaikan, pemerintah bersama pihak terkait menargetkan pembangunan fasilitas pendidikan itu tuntas sesuai jadwal. Yaitu Oktober 2026 mendatang.
Sejak dilakukan peletakan batu pertama pada 4 Maret lalu, pembangunan gedung pun terus dikebut.
"Kami hadir sejak awal untuk memastikan pembangunan berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran. Ini amanah rakyat yang harus dikawal bersama," papar Sudirsah.
Pihaknya melakukan kunjungan lapangan pada Jumat lalu (8/5) bersama anggota Komisi IV DPRD NTB Suharto. Mereka turun mendampingi Anggota Komisi V DPR RI Mori Hanafi.
Disampaikan, Sekolah Rakyat di KLU berdiri di atas lahan seluas hampir tujuh hektar. Ini merupakan bagian dari program nasional yang digagas langsung oleh Presiden Prabowo untuk memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan.
Program ini menyasar anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem dengan memberikan layanan pendidikan berkualitas secara gratis, termasuk fasilitas asrama penuh.
Sudirsah menyampaikan dukungan penuh terhadap program tersebut dan mengapresiasi keseriusan pemerintahan Prabowo-Gibran dalam merealisasikan SR hingga ke pelosok daerah. Termasuk di Provinsi NTB.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




