
LombokPost- Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 18 Lombok Barat (Lobar) berharap pemerintah daerah segera merealisasikan lahan permanen sekolah rakyat. Ketersediaan lahan dinilai penting untuk mendukung pelayanan pendidikan sekaligus memastikan seluruh kegiatan siswa dapat terpusat di lingkungan sekolah sendiri.
Harapan itu disampaikan dalam forum konsultasi publik terkait pemantauan dan evaluasi kinerja penyelenggara pelayanan publik SRMP 18 Lobar. Forum itu digelar bersama masyarakat dan lintas instansi untuk mematangkan standar pelayanan publik SRMP 18 Lobar.
Kepala SRMP 18 Lobar Satria Irwandi mengatakan, forum konsultasi publik menjadi ruang bagi sekolah untuk menerima masukan dari berbagai pihak. Sejumlah elemen diundang, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, wali murid, perwakilan media, hingga lintas instansi pemerintah dan swasta.
“Sebagai sekolah yang masih berstatus rintisan, kami menaruh harapan besar kepada Pemkab Lobar agar dapat segera merealisasikan penyediaan lahan permanen untuk pembuatan gedung sekolah rakyat,” ujar Satria, Rabu (2/9).
Satria menilai, keberadaan lahan permanen sekolah rakyat akan memberikan dampak besar terhadap pengelolaan pendidikan ke depan. Fasilitas yang terintegrasi di lokasi sendiri diyakini dapat memudahkan pengawasan serta meningkatkan tanggung jawab sekolah terhadap para siswa.
“Dengan adanya fasilitas permanen yang terintegrasi, pengawasan dan tanggung jawab terhadap anak-anak didik dapat dilakukan secara penuh di lokasi sendiri,” katanya.
Karena itu, Satria berharap realisasi lahan sekolah rakyat dapat segera diwujudkan. Keberadaan lahan dan gedung permanen diharapkan menjadi fondasi pengembangan sekolah rintisan itu dalam memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi masyarakat Lombok Barat.
Dalam forum itu, pihak sekolah memaparkan sejumlah komponen standar pelayanan publik SRMP 18 Lobar. Di antaranya layanan pendidikan, layanan keasramaan, layanan kesehatan, serta layanan publikasi dan informasi komunikasi.
Sekolah juga tengah menyiapkan keputusan resmi mengenai standar pelayanan (SP). Langkah itu dilakukan untuk memastikan kebutuhan siswa dapat terlayani dengan baik sekaligus memberikan kepastian kepada orang tua dan masyarakat mengenai layanan yang diberikan sekolah rakyat.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




