Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Isu Kipas Angin Rp 1,8 Triliun untuk KDMP Dipertanyakan DPR, Menkop Ngaku Tidak Tahu

Akbar Sirinawa • Kamis, 16 Juli 2026 | 03:16 WIB
Menkop Ferry Juliantono dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (15/7). (Istimewa)
Menkop Ferry Juliantono dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (15/7). (Istimewa)

 

LombokPost-Isu pengadaan 1,8 juta kipas angin senilai Rp 1,8 triliun untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) menjadi sorotan.

Anggota Komisi VI DPR Fraksi PDI Perjuangan Mufti Anam mengangkat isu itu dalam rapat kerja bersama Menteri Koperasi Ferry Juliantono. Rapat berlangsung di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (15/7).

"Hari ini rakyat sedang dihebohkan dengan isu adanya pengadaan kipas angin 1,8 juta, Pak, yang nilainya Rp1,8 triliun, Pak," kata Mufti.

Mufti mengaku telah mencari informasi kepada pihak pemerintah. Namun, ia belum memperoleh penjelasan pasti mengenai kabar pengadaan itu.

Baca Juga: Kades Kayangan Yakini KDMP Mampu Dongkrak Ekonomi Desa

"Kami juga mencari informasi ke pihak-pihak terkait juga tidak berani jawab. Maka pada kesempatan hari ini kami ingin tanya kepada Pak Menteri, isu soal pengadaan 1,8 juta kipas angin dengan anggaran Rp1,8 triliun itu betul tidak, Pak?," tanyanya.

Mufti lalu membandingkan nilai pengadaan dengan harga kipas angin bermerek di platform belanja daring. Menurutnya, kipas angin berdiri dijual sekitar Rp 300 ribu per unit.

Dengan jumlah pembelian mencapai 1,8 juta unit, Mufti menilai pemerintah seharusnya bisa memperoleh harga lebih murah dan efisien.

"Itu kipas angin yang standing lho, Pak, yang hempasan anginnya bisa mungkin bisa apa menghempaskan tikus-tikus di KDKMP begitu, Pak," kelakar Mufti.

Baca Juga: Kunjungi Dompu, Pangdam IX/Udayana Sebut KDMP Jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa

Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengaku tidak mengetahui isu pengadaan kipas angin itu. Ia menegaskan Kementerian Koperasi tidak menangani pengadaan barang itu.

"Kipas angin ini, ini saya tidak tahu, ini karena pengadaannya bukan di kami, Pak," jawabnya.

Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : jawapos..com
pengadaan kipas angin KOPERASI MERAH PUTIH ferry juliantono KDMP Komisi VI DPR