Kemhan Buka Latsarmil Komcad Gelombang Kedua, Diikuti 2.065 ASN

Akbar Sirinawa • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 18:17 WIB
Kepala Bacadnas Kemhan Letjen TNI Gabriel Lema membuka latsarmilASN Komcad gelombang kedua di Jakarta pada Senin (24/8). (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)
Kepala Bacadnas Kemhan Letjen TNI Gabriel Lema membuka latsarmilASN Komcad gelombang kedua di Jakarta pada Senin (24/8). (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)

 

LombokPost-Badan Cadangan Nasional (Bacadnas) Kementerian Pertahanan (Kemhan) kembali membuka Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) untuk pembentukan Komponen Cadangan (Komcad), Senin (24/8). Sebanyak 2.065 aparatur sipil negara (ASN) mengikuti pendidikan gelombang kedua itu.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya Kemhan mengejar target pembentukan 4 ribu personel Komcad ASN pada 2026.

Berdasarkan data Kemhan, peserta berasal dari 50 kementerian dan lembaga negara, termasuk pemerintah daerah. Mereka akan menjalani Latsarmil selama 1,5 bulan di lima satuan pendidikan (satdik) TNI di Jakarta.

Lima lokasi itu adalah Pusat Pendidikan Kesehatan TNI AD (Puskesad), Brigif 1 Pasukan Marinir (Pasmar), Pusat Bahasa (Pusbahasa) Kodiklat TNI AU, Batalyon 461 Pasgat, dan Batalyon 465 Pasgat.

Baca Juga: Kemhan dan TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM Terukur, Alutsista Tetap Prioritas Utama

Kepala Bacadnas Kemhan Letjen TNI Gabriel Lema meminta seluruh peserta menjalani Latsarmil dengan suasana riang gembira.

”Jadi, nanti kalau ke tempat di mana saja akan temukan ASN dalam kondisi apapun, termasuk latihan ini, mereka melaksanakan dengan penuh riang gembira,” kata Gabriel kepada awak media.

Gabriel memastikan Latsarmil Komcad ASN gelombang pertama berlangsung tanpa insiden. Seluruh peserta juga menyelesaikan pendidikan sampai tuntas.

Keberhasilan gelombang pertama menjadi acuan pelaksanaan pendidikan selanjutnya. Bacadnas juga berupaya meningkatkan kualitas pelatihan bagi peserta gelombang kedua.

”Gelombang kedua ini, kami berproyeksi pada gelombang pertama. Yaitu pembentukan ASN, kami tentu akan meningkatkan kualitasnya terhadap para ASN melalui pelatihan ini,” kata dia.

Meski gelombang pertama berlangsung sukses, Gabriel mengatakan evaluasi tetap dilakukan sebagai bagian dari perbaikan. Ia juga mengajak semua pihak melihat secara langsung pelaksanaan Latsarmil ASN di seluruh satdik TNI yang ditunjuk.

Menurut Gabriel, tidak ada paksaan terhadap ASN yang mengikuti pendidikan Komcad gelombang kedua. Seluruh peserta mendaftarkan diri secara sukarela.

Partisipasi itu dinilai menunjukkan kepedulian ASN untuk terlibat aktif dalam mempertahankan kedaulatan negara.

”Tahun 2026 ini, proyeksi program (ASN Komcad) dalam rangka memastikan sistem pertahanan negara kita yaitu Sishankamrata betul-betul paripurna. Kehadiran salah satu elemen atau komponen yaitu Komponen Cadangan, ini kita pastikan secara fisik terus dibentuk,” tegasnya.

Sebelumnya, Bacadnas Kemhan telah menetapkan 1.758 ASN sebagai Komcad pada awal Juni 2026. Mereka juga menjalani pendidikan selama 1,5 bulan.

Dengan tambahan lebih dari 2 ribu ASN yang mengikuti Latsarmil gelombang kedua, Kemhan menyebut target pembentukan 4 ribu ASN Komcad telah tercapai. Capaian itu juga memperhitungkan sejumlah pemerintah daerah yang melaksanakan program serupa di daerah.

Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : jawapos.com
latsarmil Komcad Badan Cadangan Nasional ASN kementerian pertahanan