BULOG Percepat Bantuan Pangan ke Papua dan Maluku, Tiap Penerima Dapat 30 Kg Beras

Akbar Sirinawa • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 07:48 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan bersama Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han mengunjungi Sorong, Papua Barat Daya, dan Ambon, Maluku untuk memastikan keamanan pasokan pangan. (Dok. BULOG)
Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan bersama Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han mengunjungi Sorong, Papua Barat Daya, dan Ambon, Maluku untuk memastikan keamanan pasokan pangan. (Dok. BULOG)

 

LombokPost-Perum BULOG bersama pemerintah mempercepat penyaluran Bantuan Pangan berupa beras kepada masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. Percepatan juga menyasar kawasan timur yang menghadapi tantangan geografis dan biaya distribusi relatif tinggi.

Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan bersama Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han. memastikan penyaluran melalui peninjauan langsung di Sorong, Papua Barat Daya, dan Ambon, Maluku.

Bantuan Pangan yang disalurkan merupakan alokasi Juli, Agustus, dan September 2026. Setiap Penerima Bantuan Pangan (PBP) memperoleh 10 kilogram beras per bulan atau total 30 kilogram untuk tiga bulan.

Penyaluran tiga bulan sekaligus dilakukan untuk meningkatkan efisiensi distribusi, terutama menuju wilayah dengan tantangan geografis dan biaya logistik relatif tinggi.

Baca Juga: Bulog Jamin Stok Beras NTB Aman 27 Bulan Ke Depan

Saat meninjau penyaluran di Kelurahan Malabutor, Kota Sorong, Papua Barat Daya, 2 September 2026, Zulkifli Hasan menegaskan Bantuan Pangan menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus bagian dari jaring pengaman sosial.

“Bantuan pangan ini untuk membantu saudara-saudara kita. Ini sebagai jaminan sosial untuk masyarakat yang membutuhkan. Jadi pemerintah menyalurkan bantuan pangan ini agar masyarakat yang membutuhkan dapat terbantu,” ujar Zulkifli Hasan.

Untuk enam provinsi di Tanah Papua, Bantuan Pangan dialokasikan kepada 845.425 PBP dengan total 25.362.750 kilogram beras.

Khusus Papua Barat Daya, program itu menjangkau 83.342 PBP dengan total alokasi 2.500.260 kilogram beras yang tersebar di lima kabupaten dan satu kota.

Baca Juga: BULOG, TNI, dan Pemda Dirikan Dapur Umum untuk Korban Kebakaran Desa Adat Sade

Di Kota Sorong, bantuan dialokasikan kepada 35.348 PBP dengan volume 1.060.440 kilogram beras yang tersebar di 10 distrik dan 41 kelurahan. Sementara di Kelurahan Malabutor, sebanyak 1.861 PBP menerima total 55.830 kilogram beras.

Penyaluran juga berlangsung di Provinsi Maluku. Bantuan Pangan beras untuk alokasi Juli–September 2026 diberikan kepada 265.900 PBP dengan total 7.977.000 kilogram atau 7.977 ton.

Khusus Kota Ambon, alokasi mencapai 761.490 kilogram untuk 25.383 PBP. Kecamatan Teluk Ambon memiliki 3.538 PBP dengan alokasi 106.140 kilogram, termasuk 349 PBP di Desa Wayame yang menerima total 10.470 kilogram beras.

Saat memantau penyaluran di Desa Wayame, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Zulkifli Hasan mengatakan percepatan distribusi penting dilakukan menjelang periode yang berpotensi menghadapi paceklik. Bantuan pangan diharapkan membantu menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung stabilitas pangan.

“Memang saya minta dipercepat, karena sekarang lagi kemarau, lagi paceklik, bukan waktunya panen. Otomatis harga akan naik sedikit. Tentu akan membutuhkan bantuan, maka kita perlu percepat,” kata Zulkifli Hasan.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, BULOG, serta seluruh pemangku kepentingan agar manfaat program benar-benar diterima masyarakat.

Baca Juga: Bulog NTB Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Kebakaran di Kampung Adat Sade

Untuk wilayah Maluku, penyaluran Bantuan Pangan telah mencapai sekitar 60 persen. BULOG masih mempercepat distribusi untuk menyelesaikan sisa penyaluran.

“Ini bisa terlaksana dengan baik karena kerja sama pemerintah pusat, pemerintah daerah, bupati, gubernur, wali kota, dan BULOG. Ini adalah bagian dari bantuan pemerintah yang manfaatnya harus benar-benar sampai kepada masyarakat,” tutur Zulkifli Hasan.

Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan kesiapan BULOG mendukung percepatan penyaluran Bantuan Pangan ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah yang menghadapi tantangan geografis dan distribusi.

BULOG juga memastikan pengawasan dilakukan secara ketat untuk menjaga kualitas beras dan kelancaran penyaluran.

“BULOG terus bergerak cepat memastikan Bantuan Pangan dapat tersalurkan kepada masyarakat di berbagai wilayah Indonesia, dari Aceh hingga Papua. Dengan jaringan dan kesiapan infrastruktur yang kami miliki, kami berkomitmen menjalankan penyaluran dengan sebaik-baiknya agar bantuan pemerintah dapat menjangkau masyarakat hingga pelosok negeri,” ujar Ahmad Rizal Ramdhani.

Ahmad Rizal menambahkan, BULOG akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, dan Polri untuk mengawal penyaluran Bantuan Pangan.

“Untuk kualitas, kami jamin diberikan yang terbaik. Karena ini merupakan perintah Bapak Presiden, Bantuan Pangan harus menunjukkan kualitas terbaik dari BULOG. Ini juga berkaitan dengan kredibilitas pemerintah,” tegasnya pada saat menyalurkan bantuan pangan di Ambon, Maluku.

Melalui percepatan penyaluran di berbagai wilayah, termasuk Papua Barat Daya dan Maluku, BULOG bersama pemerintah berupaya memastikan bantuan beras sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.

Ketersediaan cadangan pangan, jaringan pergudangan dan distribusi, serta sinergi antarpemangku kepentingan menjadi bagian penting untuk menjaga penyaluran tetap tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, dan berkualitas hingga wilayah pelosok Indonesia.

Baca Juga: Aman Hingga September: Bapanas dan Dirut BULOG Serahkan Langsung Bantuan Pangan Beras 30 Kg 3 Bulan

Perum BULOG bersama pemerintah mempercepat penyaluran Bantuan Pangan berupa beras kepada masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. Percepatan juga menyasar kawasan timur yang menghadapi tantangan geografis dan biaya distribusi relatif tinggi.

Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan bersama Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han. memastikan penyaluran melalui peninjauan langsung di Sorong, Papua Barat Daya, dan Ambon, Maluku.

Bantuan Pangan yang disalurkan merupakan alokasi Juli, Agustus, dan September 2026. Setiap Penerima Bantuan Pangan (PBP) memperoleh 10 kilogram beras per bulan atau total 30 kilogram untuk tiga bulan.

Penyaluran tiga bulan sekaligus dilakukan untuk meningkatkan efisiensi distribusi, terutama menuju wilayah dengan tantangan geografis dan biaya logistik relatif tinggi.

Saat meninjau penyaluran di Kelurahan Malabutor, Kota Sorong, Papua Barat Daya, 2 September 2026, Zulkifli Hasan menegaskan Bantuan Pangan menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus bagian dari jaring pengaman sosial.

“Bantuan pangan ini untuk membantu saudara-saudara kita. Ini sebagai jaminan sosial untuk masyarakat yang membutuhkan. Jadi pemerintah menyalurkan bantuan pangan ini agar masyarakat yang membutuhkan dapat terbantu,” ujar Zulkifli Hasan.

Untuk enam provinsi di Tanah Papua, Bantuan Pangan dialokasikan kepada 845.425 PBP dengan total 25.362.750 kilogram beras.

Khusus Papua Barat Daya, program itu menjangkau 83.342 PBP dengan total alokasi 2.500.260 kilogram beras yang tersebar di lima kabupaten dan satu kota.

Di Kota Sorong, bantuan dialokasikan kepada 35.348 PBP dengan volume 1.060.440 kilogram beras yang tersebar di 10 distrik dan 41 kelurahan. Sementara di Kelurahan Malabutor, sebanyak 1.861 PBP menerima total 55.830 kilogram beras.

Penyaluran juga berlangsung di Provinsi Maluku. Bantuan Pangan beras untuk alokasi Juli–September 2026 diberikan kepada 265.900 PBP dengan total 7.977.000 kilogram atau 7.977 ton.

Khusus Kota Ambon, alokasi mencapai 761.490 kilogram untuk 25.383 PBP. Kecamatan Teluk Ambon memiliki 3.538 PBP dengan alokasi 106.140 kilogram, termasuk 349 PBP di Desa Wayame yang menerima total 10.470 kilogram beras.

Saat memantau penyaluran di Desa Wayame, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Zulkifli Hasan mengatakan percepatan distribusi penting dilakukan menjelang periode yang berpotensi menghadapi paceklik. Bantuan pangan diharapkan membantu menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung stabilitas pangan.

“Memang saya minta dipercepat, karena sekarang lagi kemarau, lagi paceklik, bukan waktunya panen. Otomatis harga akan naik sedikit. Tentu akan membutuhkan bantuan, maka kita perlu percepat,” kata Zulkifli Hasan.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, BULOG, serta seluruh pemangku kepentingan agar manfaat program benar-benar diterima masyarakat.

Untuk wilayah Maluku, penyaluran Bantuan Pangan telah mencapai sekitar 60 persen. BULOG masih mempercepat distribusi untuk menyelesaikan sisa penyaluran.

“Ini bisa terlaksana dengan baik karena kerja sama pemerintah pusat, pemerintah daerah, bupati, gubernur, wali kota, dan BULOG. Ini adalah bagian dari bantuan pemerintah yang manfaatnya harus benar-benar sampai kepada masyarakat,” tutur Zulkifli Hasan.

Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan kesiapan BULOG mendukung percepatan penyaluran Bantuan Pangan ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah yang menghadapi tantangan geografis dan distribusi.

BULOG juga memastikan pengawasan dilakukan secara ketat untuk menjaga kualitas beras dan kelancaran penyaluran.

“BULOG terus bergerak cepat memastikan Bantuan Pangan dapat tersalurkan kepada masyarakat di berbagai wilayah Indonesia, dari Aceh hingga Papua. Dengan jaringan dan kesiapan infrastruktur yang kami miliki, kami berkomitmen menjalankan penyaluran dengan sebaik-baiknya agar bantuan pemerintah dapat menjangkau masyarakat hingga pelosok negeri,” ujar Ahmad Rizal Ramdhani.

Ahmad Rizal menambahkan, BULOG akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, dan Polri untuk mengawal penyaluran Bantuan Pangan.

“Untuk kualitas, kami jamin diberikan yang terbaik. Karena ini merupakan perintah Bapak Presiden, Bantuan Pangan harus menunjukkan kualitas terbaik dari BULOG. Ini juga berkaitan dengan kredibilitas pemerintah,” tegasnya pada saat menyalurkan bantuan pangan di Ambon, Maluku.

Melalui percepatan penyaluran di berbagai wilayah, termasuk Papua Barat Daya dan Maluku, BULOG bersama pemerintah berupaya memastikan bantuan beras sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.

Ketersediaan cadangan pangan, jaringan pergudangan dan distribusi, serta sinergi antarpemangku kepentingan menjadi bagian penting untuk menjaga penyaluran tetap tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, dan berkualitas hingga wilayah pelosok Indonesia.

Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : jawapos.com
Ketahanan Pangan beras bantuan bulog bantuan pangan zulkifli hasan