Korban pelecehan seksual yang diduga dilakukan Taeil bersama dua rekannya merupakan perempuan asing (warga luar Korea Selatan, Red).
DIlansir dari situs Allkpop, pada 7 Oktober 2024 terungkap bahwa Taeil kini sedang dalam investigasi polisi untuk tuduhan pemerkosaan pada perempuan yang tengah mabuk, bersama kedua rekannya.
Kemudian pada 8 Oktober 2024, terungkap bahwa Taeil dan dua rekannya dituding melakukan pelecehan seksual pada seorang perempuan berkebangsaan asing yang sedang mabuk.
Rumor sebelumnya menyebut korbannya diduga adalah pria, namun rumor tersebut ternyata palsu.
Berdasarkan catatan pakar hukum, kriminal pemerkosaan terhadap orang mabuk mempunyai hukuman lebih berat dibandingkan pemerkosaan biasanya.
Sebagaimana disebutkan dalam pasal 4 Undang-Undang tentang kasus-kasus khusus mengenai penghukuman kejahatan seksual, karena situasi tersebut berpotensi meningkat menjadi kerugian yang lebih serius, seperti cedera atau pembunuhan.
Fakta baru ini tentu saja langsung mendapatkan beragam komentar dari netizen Korea Selatan atau K-Netz.
“Ini jelas bukan pertama kali baginya”
“Saya yakin dia berpikir jika dia menyerang orang asing, dia (korban, Red) tidak akan mengenali siapa dia”
“Inilah mengapa SM menendangnya keluar dengan cepat”
“Ketahuilah ini sangat serius ketika SM memotongmu dengan cepat”
“ Kupikir ini bukan pertama kali baginya”
“Dia benar-benar sampah”
“Ini cukup keji bahwa itu pelecehan seksual, tapi ini adalah pemerkosaan semu, dan korbannya orang berkebangsaan asing”
“Dia adalah sampah yang sesungguhnya.
“Dia mungkin berpikir korbannya tidak akan bisa melakukan tindakan serius apapun karena berkebangsaan asing”
“Dia menjijikkan”
“Dia pikir bahwa perempuan berkebangsaan asing tidak bisa menuntutnya?”
“Ini bukan pertama kali baginya”
Bagaimana menurutmu? (Geumie)
Editor : Kimda Farida