LombokPost- Ribuan demonstran berkumpul di Seoul, pada Sabtu (1/3). Para demonstran yang hadir di sana terbagi dalam dua kubu terkait pemakzulan Presiden Korea Selatan, Yoon Seok Yeol.
Ada yang menyuarakan dukungan dan ada yang menyuarakan penolakan terhadap pemakzulan tersebut.
Dilansir dari BBC News, unjuk rasa ini berlangsung bersamaan dengan peringatan Gerakan Kemerdekaan 1 Maret, di tengah dampak politik dari pemakzulan dan upaya darurat militer yang gagal.
Kelompok konservatif yang dipimpin oleh pendeta Jeon Kwang Hoon dan Save Korea mengadakan demonstrasi besar di Gwanghwamun dan Yeouido, dengan kehadiran beberapa anggota Partai Kekuatan Rakyat.
Di sisi lain, Partai Demokratik Korea (DPK) dan oposisi menggelar aksi serupa di Stasiun Anguk, menyerukan pemecatan Yoon.
Polisi mengerahkan ribuan personel untuk mengamankan jalannya aksi.
Sementara pembatasan lalu lintas dan penyesuaian rute transportasi diberlakukan guna mengendalikan kerumunan massa. (Geumie)
Editor : Akbar Sirinawa