LombokPost--Artis cantik Nana Mirdad membagikan pengalaman kurang mengenakkan karena terjerat pinjaman online atau pinjol.
Nana Mirdad menyebut dirinya di awal menggunakan jasa paylater milik salah satu perusahaan start up.
Dia menyangka, konsep pinjaman paylatter sama dengan kartu kredit.
"Mungkin aku terlena dengan kata paylater yang jadi berasa ngga seperti pinjaman. Jadi kaya dikasih bayar belakangan aja berdasarkan pemakaianku di aplikasi yang lumayan banyak setiap bulannya hehe (suka jajan)," tulis Nana Mirdad di akun media sosialnya.
Dia keliru karena menganggap paylater mirip dengan kartu kredit dari bank sebagai reward terhadap customer setia.
Nana Mirdad memastikan dirinya saat itu tidak dalam kondisi tengah mencari pinjaman.
Namun perlakuan pihak dari paylater menurut Nana Mirdad memperlakukan dirinya mirip seperti korban yang terjerat pinjol.
"Padahal di aplikasi berbeda loh fitur untuk pinjaman dan fitur untuk paylater. Tapi fungsinya sama sepertinya, musti kudu hati-hati ya," pesan Nana Mirdad ke pada para pengikutnya di media sosial.
Nana Mirdad mengajak masyarakat untuk menjauhi pinjaman melalui jasa pinjol dari pada hidup seperti diteror terus menerus.
"Orang-orang yang menagih tidak kompeten tapi punya kuasa bikin credit record kita jelek. Hehe. Super ngga aman," tulisnya. (ksj)
Editor : Kimda Farida