LombokPost – Panggung SMTOWN LIVE 2025 di Meksiko baru saja menjadi saksi sebuah momen yang penuh haru dan semangat girl group legendaris Korea Selatan, Red Velvet, yang tampil untuk pertama kalinya sebagai trio yang terdiri dari Irene, Seulgi, dan Joy.
Penampilan Red Velvet ini menjadi sorotan utama lantaran absennya dua anggota lain, yakni Wendy dan Yeri, yang sebelumnya dikabarkan telah mengakhiri kontrak individu mereka dengan SM Entertainment, meskipun masih akan berpartisipasi dalam aktivitas grup.
Reaksi luar biasa datang dari ribuan Reveluv, sebutan penggemar Red Velvet yang memadati stadion menjadi bukti tak terbantahkan akan popularitas dan dukungan kuat yang masih dimiliki Red Velvet.
Atmosfer di stadion justru kontras dengan kabar sebelumnya mengenai penjualan tiket yang kurang memuaskan hingga memicu permintaan pembatalan acara dari sebagian netizen.
Begitu siluet Irene, Seulgi, dan Joy muncul di atas panggung, gelombang sorakan dan teriakan histeris menggema, membuktikan bahwa kerinduan penggemar akan penampilan Red Velvet sangat besar.
Penampilan di Meksiko ini memiliki makna tersendiri bagi Red Velvet dan para penggemarnya. Meskipun Irene, Seulgi, dan Joy sempat tampil bersama dalam special stage di SMTOWN LIVE 2025 Seoul, penampilan di Meksiko menandai debut resmi mereka sebagai trio yang mewakili grup secara utuh pasca-hengkangnya Wendy dan Yeri dari agensi.
Ketidakhadiran Wendy dan Yeri dalam rangkaian tur dunia SMTOWN LIVE 2025 ini tentu menimbulkan pertanyaan dan kekecewaan di kalangan penggemar internasional.
Namun, komitmen ketiganya untuk tetap tampil dan memberikan yang terbaik menjadi hal patut diapresiasi.
Sebuah kejutan manis disuguhkan oleh Irene, Seulgi, dan Joy dengan alih-alih membawakan lagu solo atau unit seperti yang mungkin diekspektasikan, mereka dengan berani mengambil alih bagian vokal dalam dua lagu hits ikonik Red Velvet, yakni "Bad Boy" dan "Red Flavor".
Keputusan ini tidak hanya mempertahankan esensi dan warna musik khas Red Velvet, tetapi juga memberikan kesempatan bagi masing-masing anggota untuk menunjukkan kemampuan vokal dan karisma individu mereka dengan cara yang baru.
Yang lebih mencengangkan adalah reaksi antusiasme yang luar biasa dari penonton untuk penampilan pertama mereka malam itu, terutama mengingat lagu yang mereka bawakan adalah "Bad Boy" yang telah dirilis lebih dari tujuh tahun lalu.
Hal ini membuktikan bahwa lagu-lagu hits Red Velvet tetap abadi dan dicintai oleh para penggemar SM Entertainment di seluruh dunia, lintas generasi. "Bad Boy" yang dikenal dengan vibe misterius dan catchy chorus-nya, sukses membakar semangat para penggemar di Meksiko.
Dengan perjalanan karir yang hampir mencapai 11 tahun, Red Velvet menjadi salah satu grup senior yang tampil di SMTOWN LIVE 2025 Meksiko, bersanding dengan sepuluh grup junior lainnya.
Meskipun demikian, status senior mereka tidak membuat popularitas mereka meredup. Justru sebaliknya, para penggemar terdengar lantang meneriakkan nama Red Velvet bahkan sebelum mereka menginjakkan kaki di atas panggung, menunjukkan betapa kuatnya pengaruh dan tempat Red Velvet di hati para penggemarnya.
Dukungan yang luar biasa ini kini memicu gelombang permintaan yang lebih besar dari para penggemar internasional, yaitu tur dunia "sungguhan" Red Velvet.
Meskipun grup ini sebelumnya pernah menyambangi Amerika Serikat dan Kanada melalui tur kedua mereka, "REDMARE," dan Eropa dengan tur keempat "R to V," mereka belum pernah mengadakan tur yang mencakup lebih dari dua benua dalam satu waktu.
Selain itu, Meksiko, dengan basis penggemar Red Velvet yang terbukti sangat besar, belum pernah menjadi tuan rumah konser solo Red Velvet sejak penampilan mereka di KCON 2017.
Penampilan Red Velvet sebagai trio di SMTOWN Meksiko ini bukan hanya sekadar konser, tetapi juga sebuah pernyataan tentang ketahanan dan dedikasi mereka kepada para penggemar.
Sambutan meriah yang mereka terima menjadi bukti bahwa meskipun dalam formasi yang berbeda, cinta dan dukungan dari penggemar tetap tak tergoyahkan.
Kini, harapan akan tur dunia Red Velvet yang lebih luas dan menyapa lebih banyak penggemar di berbagai belahan dunia semakin membara. Akankah SM Entertainment mendengarkan permintaan para penggemar setia ini? Waktu yang akan menjawab. (Geumie)
Editor : Rury Anjas Andita