Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

4 Film Indonesia ini Borong Penghargaan Internasional, yang terakhir dapat Penolakan Massal di Negara sendiri

Geumerie Ayu • Selasa, 17 Juni 2025 | 16:36 WIB

Film indonesia ini borong penghargaan internasional, yang terakhir dapat penolakan massal di negara sendiri.
Film indonesia ini borong penghargaan internasional, yang terakhir dapat penolakan massal di negara sendiri.
LombokPost Sejumlah film Indonesia tidak hanya sukses di Negara sendiri, tapi juga sampai ke internasional dan mendapatkan banyak penghargaan.

Film-film Indonesia tersebut biasanya sukses menyajikan alur cerita menarik dengan eksekusi yang apik, serta aspek-aspek lainnya yang sempurna.

Sehingga tidak mengherankan jika film-film Indonesia tersebut juga sukses meraih penghargaan dalam ajang penghargaan film di dalam negeri, bahkan hingga internasional.

Baca Juga: 4 Film Horor Indonesia dengan Alur Cerita tapi Menarik Sepi Peminat, Nomor 2 Karya Sutradara Terkenal Joko Anwar

Berikut film-film Indonesia yang sukses memborong banyak penghargaan dalam ajang penghargaan film internasional, meski ada yang mendapatkan penolakan massal di dalam negeri.

1. Senyap (Tatapan Keheningan) (2014)

Photo
Photo

Film dokumenter karya Joshua Oppenheimer ini memenangkan lebih dari 50 penghargaan internasional bergengsi.

Baca Juga: 5 Film Indonesia dengan Alur Bagus Tapi Penontonnya Sedikit, Ada yang tidak Sampai 10 Ribu Orang

Ini merupakan pencapaian luar biasa untuk film Indonesia, menjadikannya salah satu yang paling diakui secara global.

Penghargaan tersebut beberapa di antaranya meliputi Dokumenter Terbaik di Austin Film Critics, Busan Cinephile Award di Busan International Film Festival, dan Grand Jury Prize di Venice International Film Festival.

2. Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak (2017)

Photo
Photo

Film garapan Mouly Surya ini juga sangat sukses di kancah internasional.

Baca Juga: 5 Film Indonesia Ini Dilarang Tayang karena Dinilai Vulgar dan Kontroversial, yang terakhir dibintangi Reza Rahardian

Meski kurang sukses di bioskop nasional, film ini meraih sekitar 17 piala dan 24 kali nominasi di berbagai festival film dunia.

Beberapa di antaranya adalah Festival Film Sitges, Tokyo FILMeX, dan dua piala Festival Film Asia-Pasifik.

3. Sekala Niskala (Yang Terlihat dan Tak Terlihat) (2017)

Photo
Photo

Karya Kamila Andini juga banyak meraih penghargaan internasional, termasuk ditayangkan di Festival Film Internasional Busan dan Festival Film Internasional Toronto.

Film ini juga memenangkan Snow Leopard Special Jury Award di Asian World Film Festival (AWFF).

Baca Juga: 5 Film Indonesia dengan Rating Terendah dan Dapat Predikat Film Terburuk Sepanjang Masa

4. Kucumbu Tubuh Indahku (Kenangan Tubuhku) (2018)

Photo
Photo

Film Garin Nugroho ini mewakili Indonesia di Academy Awards 2018 dan meraih berbagai penghargaan seperti Bisato D'oro Award dari Venice Independent Film Critic dan Film Terbaik di Festival Des 3 Continents.

Film karya Garin Nugroho ini sempat tayang terbatas namun kemudian banyak diturunkan dari bioskop.

Baca Juga: Sinopsis Drama Korea Good Boy yang sangat populer saat Ini, Dibintangi Park Bo Gum dan Kim So Hyun

Hal itu karena film ini dianggap mengangkat isu penyimpangan seksual (LGBT) yang kental dan menimbulkan pro-kontra di masyarakat.

Film ini mengangkat kisah penari Lengger, Juno, yang mengeksplorasi identitas gender dan seksualitasnya.

Meskipun film ini lebih banyak berbicara tentang trauma, tubuh, dan pencarian identitas, beberapa kelompok masyarakat menafsirkannya sebagai "kampanye LGBT" atau "penyimpangan seksual."

Baca Juga: 5 Film Indonesia Berbiaya Produksi Fantastis tapi Merugi, padahal Penontonnya sampai Jutaan Orang

Selain itu , sebelum dan saat menyampaikan, muncul petisi online dan gerakan penolakan di media sosial yang mengirimkan boikot film ini.

 

Editor : Kimda Farida
#sukses #internasional #film indonesia #penghargaan #alur cerita #Borong