Film-film Indonesia tersebut biasanya sukses menyajikan alur cerita menarik dengan eksekusi yang apik, serta aspek-aspek lainnya yang sempurna.
Sehingga tidak mengherankan jika film-film Indonesia tersebut juga sukses meraih penghargaan dalam ajang penghargaan film di dalam negeri, bahkan hingga internasional.
Berikut film-film Indonesia yang sukses memborong banyak penghargaan dalam ajang penghargaan film internasional, meski ada yang mendapatkan penolakan massal di dalam negeri.
1. Senyap (Tatapan Keheningan) (2014)
Film dokumenter karya Joshua Oppenheimer ini memenangkan lebih dari 50 penghargaan internasional bergengsi.
Baca Juga: 5 Film Indonesia dengan Alur Bagus Tapi Penontonnya Sedikit, Ada yang tidak Sampai 10 Ribu Orang
Ini merupakan pencapaian luar biasa untuk film Indonesia, menjadikannya salah satu yang paling diakui secara global.
Penghargaan tersebut beberapa di antaranya meliputi Dokumenter Terbaik di Austin Film Critics, Busan Cinephile Award di Busan International Film Festival, dan Grand Jury Prize di Venice International Film Festival.
2. Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak (2017)
Film garapan Mouly Surya ini juga sangat sukses di kancah internasional.
Meski kurang sukses di bioskop nasional, film ini meraih sekitar 17 piala dan 24 kali nominasi di berbagai festival film dunia.
Beberapa di antaranya adalah Festival Film Sitges, Tokyo FILMeX, dan dua piala Festival Film Asia-Pasifik.
3. Sekala Niskala (Yang Terlihat dan Tak Terlihat) (2017)
Karya Kamila Andini juga banyak meraih penghargaan internasional, termasuk ditayangkan di Festival Film Internasional Busan dan Festival Film Internasional Toronto.
Film ini juga memenangkan Snow Leopard Special Jury Award di Asian World Film Festival (AWFF).
Baca Juga: 5 Film Indonesia dengan Rating Terendah dan Dapat Predikat Film Terburuk Sepanjang Masa
4. Kucumbu Tubuh Indahku (Kenangan Tubuhku) (2018)
Film Garin Nugroho ini mewakili Indonesia di Academy Awards 2018 dan meraih berbagai penghargaan seperti Bisato D'oro Award dari Venice Independent Film Critic dan Film Terbaik di Festival Des 3 Continents.
Film karya Garin Nugroho ini sempat tayang terbatas namun kemudian banyak diturunkan dari bioskop.
Baca Juga: Sinopsis Drama Korea Good Boy yang sangat populer saat Ini, Dibintangi Park Bo Gum dan Kim So Hyun
Hal itu karena film ini dianggap mengangkat isu penyimpangan seksual (LGBT) yang kental dan menimbulkan pro-kontra di masyarakat.
Film ini mengangkat kisah penari Lengger, Juno, yang mengeksplorasi identitas gender dan seksualitasnya.
Meskipun film ini lebih banyak berbicara tentang trauma, tubuh, dan pencarian identitas, beberapa kelompok masyarakat menafsirkannya sebagai "kampanye LGBT" atau "penyimpangan seksual."
Baca Juga: 5 Film Indonesia Berbiaya Produksi Fantastis tapi Merugi, padahal Penontonnya sampai Jutaan Orang
Selain itu , sebelum dan saat menyampaikan, muncul petisi online dan gerakan penolakan di media sosial yang mengirimkan boikot film ini.
Editor : Kimda Farida