LombokPost - Kalau ngomongin film superhero, apalagi soal Superman, maka garis antara cinta dan benci penggemar bisa sangat tipis.
Begitulah yang terjadi saat proyek film Superman 2025 garapan James Gunn diumumkan. Alih-alih antusias, sebagian fans fanatik Zack Snyder justru meradang, hingga mengancam boikot Superman karena dianggap bukan kelanjutan Snyderverse.
Di forum Reddit r/SnyderCut, akhir pekan lalu ramai unggahan yang menyerukan “jihad digital” agar para penggemar sejati DC memboikot Superman versi baru.
Film ini disebut sebagai “Superman palsu” karena tidak lagi dibintangi Henry Cavill, ikon favorit Snyderverse, dan digantikan David Corenswet sebagai Man of Steel.
Tapi James Gunn tampaknya tidak goyah sedikit pun menghadapi kampanye boikot Superman tersebut.
“Lol, kurasa kita akan selamat,” kata Gunn santai saat menanggapi boikot lewat unggahan di MovieWeb.
Lebih lanjut, Gunn menyindir balik para penggagas boikot yang dianggap cuma segelintir: “Saya tidak yakin delapan orang yang dengar orang itu akan memengaruhi jalannya film ini.”
Superman 2025 justru menunjukkan sinyal kuat sebagai film blockbuster. Data awal menyebut film ini pecah rekor penjualan tiket hari pertama tahun 2025, bahkan mengalahkan Fantastic Four: First Steps dari MCU.
Ini membuktikan bahwa kampanye boikot dari fans Snyder tidak terlalu berdampak di mata publik luas.
Dalam wawancara dengan Entertainment Weekly, Gunn juga mengklarifikasi tuduhan bahwa dialah penyebab Cavill didepak dari proyek DC.
Menurutnya, keputusan untuk menyudahi peran Cavill sebenarnya sudah dipertimbangkan Warner Bros sejak 2017 pasca Justice League.
Ia hanya menjalankan arah baru DC Universe sesuai mandat sebagai kepala DC Studios.
Tak hanya itu, Gunn mengungkap sempat berdiskusi dengan Zack Snyder, termasuk soal desain kostum Superman dan arah cerita. Artinya, meski tak sejalan visi, komunikasi profesional tetap terjaga.
Film Superman versi James Gunn akan tayang di bioskop pada 11 Juli 2025. Selain David Corenswet, film ini dibintangi oleh Rachel Brosnahan, Nicholas Hoult, Nathan Fillion, Edi Gathegi, dan Isabela Merced.
Terlepas dari suara-suara sumbang dan kampanye boikot Superman, penonton tampaknya tetap setia menyambut sang Man of Steel yang baru.
Dari rekam jejak penjualan tiket dan buzz daring positif, peluang Gunn untuk mengulang sukses di semesta superhero semakin terbuka lebar. (***)
Editor : Alfian Yusni