Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Avalon Berontak! Clockwork Revolution Ungkap Robot Jadi Budak Kaum Kaya, Siap Lawan Balik?

Lalu Mohammad Zaenudin • Minggu, 22 Juni 2025 | 09:00 WIB

Clockwork Revolution: Ketika Robot Jadi Simbol Ketidakadilan di Kota Avalon
Clockwork Revolution: Ketika Robot Jadi Simbol Ketidakadilan di Kota Avalon

Clockwork Revolution: Ketika Robot Jadi Simbol Ketidakadilan di Kota Avalon

LombokPost - Bayangkan sebuah kota bergaya steampunk bernama Avalon, berdiri megah bak mimpi era Victoria — di satu sisi glamor, di sisi lain busuk oleh ketimpangan sosial yang bikin muak.

Inilah panggung utama Clockwork Revolution, RPG aksi orang pertama terbaru dari inXile Entertainment (studio di balik seri Wasteland) yang baru saja mengguncang panggung Xbox Games Showcase 2025.

Game ini dijadwalkan rilis di PC dan Xbox Series S|X, dan kabarnya PlayStation 5 juga nggak ketinggalan jatah. Jadi, siap-siap lah!

Cerita game ini di mulai dari Avalon.

Kaum elite punya segalanya: teknologi prostetik mutakhir, budak mekanik yang tak pernah lelah, dan... robot di setiap sudut jalan.

Tapi di balik gemerlap lampu gas dan roda gigi yang berdenting halus, robot-robot ini bukan sekadar mesin pembantu.

Mereka adalah saksi bisu — atau malah korban — dari sistem kelas yang timpang.

Robot pembersih trotoar di distrik kaya Mirdvord punya bentuk elegan dan fungsi canggih.

Sementara di gang kumuh Tangle, hanya ada robot tambal sulam — rusak di sana-sini, tapi tetap dipaksa kerja demi tuannya.

Dalam Clockwork Revolution, robot bukan cuma figuran.

Mereka cermin: memperlihatkan betapa satu golongan bisa hidup senang di atas bahu logam dan peluh rakyat bawah. 

Lo bakal berperan sebagai Morgan Vanetti, pentolan geng jalanan Rotten Row Hooligans.

Morgan dan kawan-kawannya mulai sadar ada yang busuk di Avalon: Lady Ironwood, sang penguasa licik, memanipulasi sejarah kota dengan mesin waktu demi memperkaya segelintir borjuis.

Nah, di sinilah lo mulai main ‘nakal’.

Morgan berhasil mencuri teknologi waktu milik Ironwood — kronometer — dan lo bebas pakai buat muter-muter masa lalu, bikin kekacauan, lalu lihat sendiri dampaknya di masa kini.

Pilihan lo bakal merombak Avalon.

Mau membebaskan robot dari perbudakan? Mau bikin kelas pekerja bangkit? Atau malah jadi Ironwood kedua? Semua di tangan lo.

Setiap keputusan lo di masa lalu bakal bikin Avalon ‘bernapas’ beda.

Cuplikan gameplay nunjukin patung kota yang berubah, fasad gedung yang nggak sama lagi, sampai robot yang lo bebaskan bakal punya efek domino.

Kayak kata dev-nya:

“Pilihan Anda tercermin dalam waktu, dan dunia mengingat apa yang Anda lakukan."

Kalau lo demen RPG dengan dunia yang benar-benar bereaksi sama keputusan player — plus tema ketimpangan sosial yang digambarkan elegan lewat robot — Clockwork Revolution bakal bikin lo betah ngulik tiap sudut Avalon.

Jangan kaget kalau nanti lo baper sama robot peliharaan sendiri.

Soalnya di Avalon, mesin pun punya cerita, punya beban, dan diam-diam — punya dendam!

Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
#RPG Kelas Sosial #Robot Steampunk #Avalon Game #inXile Entertainment #Clockwork Revolution