LombokPost-Pecinta drama kostum Tiongkok pasti tak asing mendengar soal Wuxia, Xianxia dan Xuanhuan.
Ketiganya adalah genre fiksi populer dalam sastra Tiongkok yang sering ditemukan dalam film, drama televisi maupun novel.
Walau Wuxia, Xianxia, dan Xuanhuan memiliki beberapa kesamaan, namun ketiganya memiliki karakteristik dan elemen yang unik.
Wuxia, Xianxia, dan Xuanhuan adalah genre yang memperkaya sastra dan hiburan Tiongkok dengan kisah-kisah heroik dan fantastis.
Masing-masing genre menawarkan perspektif unik tentang kepahlawanan, petualangan, dan dunia fantasi, memikat penonton dengan daya tarik dan keunikan mereka masing-masing.
Berikut adalah penjelasan detail mengenai perbedaan antara Wuxia, Xianxia dan Xuanhuan.
Pertama, Wuxia berarti "pahlawan bela diri". Genre ini menggabungkan "wu" yang berarti bela diri atau perang dan "xia" yang berarti pahlawan atau ksatria.
Wuxia berasal dari kisah-kisah rakyat dan legenda klasik Tiongkok, serta novel-novel dari Dinasti Ming dan Qing.
Tokoh utama dalam Wuxia adalah pahlawan yang menguasai seni bela diri dan berkelana untuk menegakkan keadilan.
Wuxia fokus pada nilai-nilai moral seperti keadilan, kesetiaan, kehormatan, dan pengorbanan.
Wuxia berlatar di Tiongkok kuno dengan lingkungan yang realistis, meskipun ada elemen fantastis seperti teknik bela diri luar biasa.
Keterampilan bela diri yang hampir supranatural tetapi masih dipercaya sebagai keterampilan manusia yang ekstrem.
Kedua, Xianxia berarti "pahlawan dewa". Genre ini menggabungkan "xian" yang berarti dewa atau makhluk abadi dan "xia" yang berarti pahlawan atau ksatria.
Xianxia berakar pada Taoisme, mitologi Tiongkok, dan novel fantasi modern. Populer di era digital dengan banyak novel daring.
Tokoh utama dalam Xianxia adalah para cultivator yang berusaha mencapai keabadian melalui latihan spiritual, seni bela diri, dan penguasaan sihir.
Xianxia penuh dengan elemen magis dan supranatural, termasuk dewa-dewi, iblis, roh, dan makhluk mitologis.
Xianxia memiliki latar di dunia yang sangat fantastis dan penuh keajaiban, berbeda dengan latar realistis Wuxia.
Konflik dalam Xianxia berskala besar, melibatkan pertempuran antara kekuatan baik dan jahat, serta pencarian kekuatan ilahi atau abadi.
Ketiga, Xuanhuan berarti "fantasi misterius". Genre ini menggabungkan "xuan" yang berarti misterius atau esoterik dan "huan" yang berarti fantasi atau ilusi.
Genre ketiga ini lebih modern dibanding Wuxia dan Xianxia, berkembang dari novel-novel fantasi dan fiksi ilmiah kontemporer. Menjadi sangat populer di era digital.
Tokoh utama dalam Xuanhuan sering kali memiliki kekuatan luar biasa dan berpetualang di dunia yang sepenuhnya fantastis, yang bisa menggabungkan elemen dari berbagai budaya dan mitologi.
Xuanhuan tidak terbatas pada latar budaya Tiongkok saja, namun bisa menggabungkan elemen dari mitologi Barat, fiksi ilmiah, dan elemen fantasi lainnya.
Xuanhuan sangat kaya akan elemen supranatural dan magis, tetapi berbeda dari Xianxia dalam penggunaan elemen budaya dan mitologi yang lebih luas.
Dunia dalam Xuanhuan bisa sepenuhnya diciptakan dari imajinasi tanpa keterikatan pada latar sejarah atau budaya tertentu.
Itulah penjelasan tentang tiga genre populer ndalam drama kostum Tiongkok. Genre favorit kamu yang mana nih?
Editor : Akbar Sirinawa