LombokPost – SM Entertainment angkat bicara soal tingkah laku ekstrem sebagian penggemar yang telah mengganggu privasi dan keamanan para member NCT.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis melalui Weverse, SM Entertainment menyerukan kepada para penggemar NCT untuk menjaga batasan.
Hal itu menyusul rangkaian pelanggaran privasi serius yang dinilai membahayakan keselamatan NCT dan masyarakat.
SM Entertainment mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kekacauan di bandara, baik domestik maupun internasional, yang kini telah menjadi sumber risiko keselamatan yang nyata bagi para artis, penggemar, dan penumpang umum.
Kejadian seperti penggemar yang mengejar, menyentuh, dan berinteraksi berlebihan dengan artis di area imigrasi, pos keamanan, hingga dalam pesawat dilaporkan terus berulang.
“Privasi artis kami telah dilanggar di tingkat yang tidak bisa ditoleransi lagi, termasuk upaya untuk mendekati tempat duduk mereka dalam penerbangan. Ini adalah pelanggaran serius,” tulis SM dalam pernyataannya.
Baca Juga: Film My Daughter is a Zombie Pecahkan Rekor, Tembus 1 Juta Penonton Hanya dalam 4 Hari
Hal yang lebih mengejutkan, beberapa penggemar diketahui telah mengakses data pribadi member NCT secara ilegal.
Dalam beberapa kasus ekstrem, informasi ini digunakan untuk mengganti atau membatalkan tiket penerbangan para artis, yang berdampak langsung pada jadwal kegiatan grup.
SM Entertainment menyatakan, tindakan seperti ini bisa dikategorikan sebagai pelanggaran hukum dan hambatan bisnis, dan pihak agensi tidak segan untuk menggugat ganti rugi kepada pelaku.
Baca Juga: Drama Pachinko 2 Borong Nominasi Bergengsi di Seoul International Drama Awards 2025
“Penggunaan informasi pribadi yang diperoleh secara ilegal untuk mendekati artis atau memesan penerbangan yang sama adalah pelanggaran berat,” tegas pernyataan itu.
Tak berhenti di bandara, sejumlah penggemar juga tertangkap mengunjungi lokasi pribadi seperti asrama, hotel tempat artis menginap saat jadwal luar negeri, hingga mengambil foto aktivitas pribadi member NCT tanpa izin.
SM Entertainment menegaskan, acara tidak resmi atau jadwal rahasia dibuat demikian demi alasan keamanan, dan kehadiran fans di lokasi-lokasi itu bisa menimbulkan gangguan besar, bahkan membahayakan artis.
“Menghalangi atau mengejar kendaraan artis juga termasuk tindakan berbahaya yang akan ditindak tegas,” lanjut agensi tersebut.
Pernyataan keras ini bukan yang pertama dari SM Entertainment.
Sebelumnya, SM Entertainment pernah mengambil tindakan hukum terhadap penggemar yang menyamar sebagai kurir untuk mendapatkan data pribadi seorang member NCT.
Pelaku akhirnya dikenai denda, mempertegas bahwa SM Entertainment tak main-main dalam melindungi artisnya.
Selain itu, para member NCT juga beberapa kali menyuarakan keprihatinan mereka secara pribadi mengenai penggemar obsesif (sasaeng) yang membuat mereka merasa tidak aman bahkan dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga: Beanie Unik V BTS saat di Bandara Hebohkan Penggemar, Sampai Dijuluki V-tman
Lewat pengumuman ini, SM Entertainment menyerukan terbentuknya budaya fandom yang sehat dan dewasa.
Fandom di mana penggemar tidak hanya menunjukkan cinta mereka lewat dukungan musik dan konten resmi, tapi juga dengan menghormati batasan pribadi para artis.
“Demi keselamatan dan kesehatan mental para artis, kami mohon kerja sama dari para penggemar,” tutup SM Entertainment.
Baca Juga: Jungkook BTS Ciptakan Tren Baru Gunakan Masker Unik saat di Bandara
Dengan pernyataan ini, SM Entertainment menegaskan kembali komitmennya dalam melindungi hak dan kesejahteraan artis-artisnya. (Geumie)
Editor : Prihadi Zoldic