Namun bukan dari BLACKPINK, girl group K-Pop terpopuler di dunia, melainkan Huntrix, girl group virtual dalam film animasi Netflix KPop Demon Hunters.
Lagu Golden milik girl group Huntrix di film animasi KPop Demon Hunters yang dibawakan oleh penyanyi keturunan Korea-Amerika Lee Jae, Audrey Noona, dan Ray Ami, resmi merajai tangga lagu utama Billboard Hot 100, menggeser “Ordinary” milik Alex Warren dari puncak.
Billboard mengumumkan pada 11 Agustus waktu setempat bahwa Golden milik Huntrix naik satu peringkat dari minggu sebelumnya, sekaligus menjadi lagu K-pop kedelapan yang pernah menduduki posisi tertinggi di Hot 100.
Pencapaian ini menjadi semakin bersejarah karena Golden milik Huntrix adalah lagu K-pop pertama yang dibawakan oleh vokalis perempuan yang berhasil menyabet gelar tersebut.
Sejak debut di posisi #81 awal bulan lalu, Golden milik Huntrix melesat tajam di tangga lagu: #23, #6, #4, dua kali berturut-turut di #2, hingga akhirnya meraih #1 di minggu ketujuh.
Berdasarkan data, lagu ini mencatat 31,7 juta streaming (naik 9%), pemutaran radio 8,4 juta kali (naik 71%), serta penjualan 7.000 kopi (naik 35%) dibanding minggu sebelumnya.
Dalam K-Pop Demon Hunters, Golden merupakan lagu dari grup K-pop fiksi bernama Huntrix.
Menariknya, para pengisi suara sekaligus penyanyi asli lagu ini memiliki latar yang kuat di dunia musik.
Lee Jae adalah mantan trainee SM Entertainment, sementara Audrey Noona berasal dari New Jersey, dan Ray Ami lahir di Seoul, Korea Selatan.
Sebelum ini, hanya BTS (6 lagu), Jimin (1 lagu), dan Jungkook (1 lagu) yang pernah membawa lagu K-pop ke puncak Hot 100.
Kini, “Golden” menorehkan sejarah baru bagi penyanyi perempuan K-pop di pasar musik terbesar dunia.
Tak hanya itu, Golden milik Huntrix juga menduduki posisi pertama di UK Official Singles Chart Top 100 pada 1 Agustus lalu, menjadikannya salah satu dari sedikit lagu yang mampu merajai dua tangga lagu paling prestisius di dunia secara bersamaan.
Dengan capaian ini, Golden bukan sekadar lagu pendukung film animasi, tetapi juga simbol kebangkitan suara perempuan di industri K-pop global.
Editor : Siti Aeny Maryam