Hanya dalam waktu kurang dari sebulan, film Keluarga Suami Adalah Hama ini meraih lebih dari 100 juta views dan mencatat 5 juta+ engagement di media sosial.
Ini menjadi angka yang fantastis untuk sebuah film pendek lokal.
Tidak hanya itu, film Keluarga Suami Adalah Hama ini juga jadi konten terlaris di Noice, dengan lebih dari 60 ribu penonton berbayar melalui skema Pay-Per-Content (PPC), hanya Rp15 ribu sekali nonton.
Film Keluarga Suami Adalah Hama mengangkat kisah Damar dan Intan, pasangan suami-istri muda yang harus tinggal bersama keluarga besar sang suami.
Alih-alih hidup tenang, mereka justru terjebak dalam konflik rumah tangga yang pelik.
Damar, sang suami, berada di posisi sulit, di satu sisi ingin mendukung istrinya, di sisi lain harus menanggung beban keluarga besarnya.
Sementara Intan kerap jadi kambing hitam hingga mimpinya harus kandas.
Konflik demi konflik yang ditampilkan terasa realistis dan relatable, membuat banyak penonton merasa “ini gue banget”.
Aditya Santana, CEO Adsfort, mengaku awalnya ragu, tapi hasilnya justru di luar ekspektasi.
“Respon masyarakat sangat positif. Awalnya Adsfort banyak berkarya lewat kolaborasi dengan brand, tapi kini kami melihat ada model bisnis baru yang menjanjikan bagi rumah produksi lokal melalui PPC. Ini bisa jadi peluang besar,” jelasnya.
Menurut Aditya, keberhasilan film ini bukan hanya soal cerita yang kuat, tapi juga karena isu yang diangkat terasa sangat dekat dengan kehidupan banyak keluarga di Indonesia.
“Kami berharap film ini bisa memberi nilai positif tentang komunikasi, pengertian, dan dukungan dalam keluarga,” tambahnya.
Kesuksesan ini juga tak lepas dari peran Noice, yang kini aktif mengembangkan ekosistem kreator di Indonesia.
Lewat program “Cuan di Noice”, platform ini membuka peluang bagi rumah produksi kecil dan menengah untuk menjual karya mereka tanpa harus menembus layar lebar.
“Kolaborasi dengan Adsfort ini jadi bukti nyata kalau karya lokal bisa hidup dan menghasilkan cuan dengan skema yang berkelanjutan,” ujar Chief Business Officer Noice, Niken Sasmaya.
Editor : Siti Aeny Maryam