LombokPost - Batman Robert Pattinson dan Superman David Corenswet kini jadi topik hangat di kalangan pecinta film DC.
Banyak penggemar berharap Batman versi Pattinson bisa bertemu Superman versi Corenswet di layar lebar, terutama setelah film Superman terbaru arahan James Gunn resmi membuka era baru DC Universe (DCU).
Harapan itu semakin kuat setelah Guy Williams, supervisor VFX dari Wētā yang terlibat dalam proyek Superman, buka suara.
Ia menyebut secara estetika visual, Batman Robert Pattinson dan Superman David Corenswet sangat mungkin berada dalam satu dunia.
“Saya jamin ada sutradara yang bisa menggabungkan keduanya dan membuatnya berhasil,” ujarnya, dilansir ScreenRant.
Meski begitu, James Gunn tetap menegaskan bahwa Batman versi Pattinson berada di jalur Elseworlds terpisah, berbeda dari DCU utama yang sedang ia bangun.
Artinya, meski peluang crossover terbuka, untuk saat ini Batman Robert Pattinson dan Superman David Corenswet belum resmi dipertemukan di layar.
Sementara itu, kabar terbaru datang dari proyek The Batman Part II. Film garapan Matt Reeves itu sudah memasuki pra-produksi, dengan syuting utama dijadwalkan dimulai pada Januari 2026 di London. Warner Bros sudah menetapkan tanggal rilis, yakni 1 Oktober 2027.
Menariknya, naskah The Batman Part II dikabarkan menghadirkan Robin untuk pertama kalinya dalam saga ini. Langkah ini disebut sebagai “big swing” Matt Reeves untuk memperluas cerita.
Beberapa aktor lama seperti Andy Serkis (Alfred), Jeffrey Wright (Commissioner Gordon), dan Colin Farrell (Penguin) akan kembali, meski Farrell mengaku perannya tidak sebanyak di film pertama.
Di sisi lain, Superman David Corenswet akan terus memimpin DCU dalam fase Chapter One: Gods and Monsters.
Setelah sukses di film Superman (2025), Corenswet dipastikan hadir kembali di proyek “Super-Family” berikutnya yang masih ditulis dan diarahkan langsung oleh James Gunn.
Dengan dua jalur berbeda—Elseworlds untuk Pattinson dan DCU utama untuk Corenswet—fans hanya bisa menunggu apakah Warner Bros dan DC Studios berani menyatukan keduanya dalam satu layar. Namun setidaknya, sinyal positif dari tim kreatif membuka pintu harapan. (***)
Editor : Alfian YusniSumber : berbagai sumber